Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
foto ilustrasi (JIBI)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menanggapi beragamnya respons warga terkait dengan rencana kenaikan tarif parkir, Ketua DPRD Gunungkidul Dhemas Kursiswanto mengatakan kenaikan tarif ini akan berlaku di seluruh tempat umum. Di antaranya jalan umum dan tempat khusus seperti kawasan wisata dan pasar. "Ini masih dalam pembahasan, tapi yang pasti memang akan naik," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (21/9/2018).
Dijelaskan Dhemas, kenaikan tarif parkir khususnya di jalan umum ini akan menyesuaikan tarif di daerah lain. Sebab di perda lama tarif yang berlaku untuk Gunungkidul Rp500 bagi motor , sementara di perda baru kemungkinan menjadi Rp1.000 atau bisa lebih. Sementara untuk lokasi khusus masih digodok pihaknya.
Dia menambahkan dalam Perda Perparkiran yang baru ini juga mengatur lebih detail soal pengelolaan kawasan parkir di tempat wisata. Pasalnya terdapat keluhan masyarakat mengenai tarif parkir di lokasi wisata hingga mencapai Rp10.000. "Saat kita tinjau lokasi ternyata itu di tempat parkir wisata bukan umum makanya akan kita pertegas untuk lokasi itu," ucap Dhemas.
Kepastian kenaikan tarif parkir ini kata Dhemas menunggu keputusan pembahasan sidang raperda pada beberapa waktu ke depan. "Lebih lanjut kepastian nanti saat menjelang keputusan," jelasnya.
Soal permintaan masyarakat agar tanggungjawab petugas parkir turut ditingkatkan, Dhemas mengatakan hal itu pasti dilakukan. Sebab jika ada kenaikan tapi pelayanan tak berubah itu perlu dikoreksi.
wacana kenaikan tarif parkir yang kini tengah dalam tahap pembahasan raperda oleh DPRD dan Pemkab Gunungkidul mengundang komentar sejumlah masyarakat.
Seto Wibawa, 26. Warga Bantul yang tengah bekerja di Gunungkidul tersebut mengaku tidak keberatan jika tarif parkir naik. Namun, dengan catatan perlu adanya karcis dan jaminan keamanan kendaraan. "Intinya sih setuju-setuju saja, tapi ya harus ada tanggungjawabnya, jangan lepas tangan kalau ada barang yang hilang atau motor yang tahu-tahu rusak," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.