6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Ilustrasi menanam pohon/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot menggulirkan program Adipura Kecamatan. Program tersebut diyakini dapat mendongkrak kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.
Camat Gondomanan Agus Arif Nugroho menilai Adipura Kecamatan tersebut bisa memunculkan semangat warga untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan nyaman. "Warga mulai menggalakkan penghijauan. Mereka memanfaatkan lahan yang ada, termasuk di gang-gang perkampungan," katanya di sela-sela Workshop Adipura di Balai Kota Jogja, Selasa (25/9/2018).
Dalam lokakarya itu Pemkot juga menyerahkan hasil penilaian Adipura Kecamatan tahun ini. Hasilnya, Kecamatan Gondomanan meraih nilai tertinggi. Disusul Kecamatan Danurejan, Jetis, Tegalrejo, Mantrijeron, Kotagede, Gondokusuman, dan Ngampilan yang juga memiliki nilai tinggi sesuai grade-nya.
Menurut Agus, kecamatan tidak sekadar mengajak warga peduli terhadap lingkungan tetapi juga mendorong interaksi sosial yang saling memiliki. Setiap bulan, misalnya, kecamatan rutin menggelar kerja bakti di kampung-kampung. "Jadi guyub rukun. Meski wilayah perkampungan padat namun tetap nyaman dan asri," kata dia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja Suyana menjelaskan skema penilaian Adipura Kecamatan menggunakan indikator penilaian Adipura yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Grade Adipura Kecamatan ditentukan 72 atau lebih rendah dari grade Adipura dari pemerintah pusat yakni 73. "Tiga kecamatan peraih nilai tertinggi akan kami berikan award," katanya.
Dia optimistis kesemarakan Adipura Kecamatan akan berimbas positif dengan program Adipura dari pemerintah pusat. Sayangnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga saat ini juga belum menginformasikan hasil penilaian Adipura 2018.
Ketua Tim Adipura Kecamatan Aman Yuriadijaya, menjelaskan program tersebut di tahun depan akan tetap digulirkan. Hal itu menjadi komitmen Pemkot agar kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. "Pemkot mendorong setiap kecamatan bisa bersinergi dengan semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan asri," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.