Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Ilustrasi menanam pohon/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot menggulirkan program Adipura Kecamatan. Program tersebut diyakini dapat mendongkrak kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.
Camat Gondomanan Agus Arif Nugroho menilai Adipura Kecamatan tersebut bisa memunculkan semangat warga untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan nyaman. "Warga mulai menggalakkan penghijauan. Mereka memanfaatkan lahan yang ada, termasuk di gang-gang perkampungan," katanya di sela-sela Workshop Adipura di Balai Kota Jogja, Selasa (25/9/2018).
Dalam lokakarya itu Pemkot juga menyerahkan hasil penilaian Adipura Kecamatan tahun ini. Hasilnya, Kecamatan Gondomanan meraih nilai tertinggi. Disusul Kecamatan Danurejan, Jetis, Tegalrejo, Mantrijeron, Kotagede, Gondokusuman, dan Ngampilan yang juga memiliki nilai tinggi sesuai grade-nya.
Menurut Agus, kecamatan tidak sekadar mengajak warga peduli terhadap lingkungan tetapi juga mendorong interaksi sosial yang saling memiliki. Setiap bulan, misalnya, kecamatan rutin menggelar kerja bakti di kampung-kampung. "Jadi guyub rukun. Meski wilayah perkampungan padat namun tetap nyaman dan asri," kata dia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja Suyana menjelaskan skema penilaian Adipura Kecamatan menggunakan indikator penilaian Adipura yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Grade Adipura Kecamatan ditentukan 72 atau lebih rendah dari grade Adipura dari pemerintah pusat yakni 73. "Tiga kecamatan peraih nilai tertinggi akan kami berikan award," katanya.
Dia optimistis kesemarakan Adipura Kecamatan akan berimbas positif dengan program Adipura dari pemerintah pusat. Sayangnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga saat ini juga belum menginformasikan hasil penilaian Adipura 2018.
Ketua Tim Adipura Kecamatan Aman Yuriadijaya, menjelaskan program tersebut di tahun depan akan tetap digulirkan. Hal itu menjadi komitmen Pemkot agar kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. "Pemkot mendorong setiap kecamatan bisa bersinergi dengan semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan asri," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.