Jadwal UEFA Nations League 2026-2027: Belanda vs Jerman hingga Inggris vs Spanyol
Jadwal UEFA Nations League 2026/2027 mulai 24 September. Simak Belanda vs Jerman, Inggris vs Spanyol, dan jadwal lengkapnya.
Ilustrasi Raperda./ist
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD dan Pemda DIY kembali membahas Raperda Kewirausahaan dalam rapat paripurna persetujuan bersama atas raperda tersebut di Gedung DPRD DIY, Senin (24/9) sore. Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap Perda tersebut dapat meningkatkan perekonomian DIY.
Sultan mengatakan Perda itu akan menjadi payung hukum dalam penyelenggaraan kewirausahaan di DIY khususnya bagi pemerintah daerah. Substansinya akan menjadi pedoman bagi opini terkait pengambilan kebijakan yang mengarah pada pengembangan potensi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, kata Sultan, saat ini teknologi berkembang dengan pesat, sehingga harus dihadapi oleh seluruh warga DIY yang menjadi bagian dari masyarakat secara global. "Selain itu dinamika perekonomian dunia saat ini juga mengharuskan seluruh komponen di daerah untuk mampu bersaing dalam persaingan global karena itu semangat kewirausahaan menjadi modal dasar bagi daerah dalam menghadapi dinamika yang ada," ucapnya saat membacakan pendapat akhir atas Raperda Kewirausahaan dalam rapat paripurna, Senin kemarin.
Perda itu juga diharapkan dapat menciptakan pelaku wirausaha yang tangguh dan mempunyai daya saing. Sehingga dapat berkontribusi positif kepada jalannya roda pembangunan di daerah. Perda itu sekaligus dapat memperjelas tugas kewenangan dan tanggung jawab Pemda DIY dalam menumbuhkembangkan wirausaha daerah.
Sekaligus menjadi pijakan dalam pelibatan berbagai pihak dalam mengembangkan kewirausahaan daerah. "Harapan kami perda ini dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh stakeholder dalam menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan masyarakat yang muaranya pada meningkatnya kesejahteraan," kata Sultan.
Ketua Pansus Raperda Kewirausahaan DPRD DIY Subarno mengatakan dalam aturan itu memuat rencana induk kewirausahaan daerah dapat memuat prioritas dan menumbuhkan wirausaha pemula. Kemudian mendorong Pemda DIY untuk pemberdayaan di daerah dengan menumbuhkan kewirausahaan dan mengutamakan pemanfaatan potensi lokal agar menjadi produk unggulan daerah.
"Serta penambahan bab terkait dengan kerja sama kewirausahaan daerah, jadi Pemda DIY dapat bekerja sama dengan daerah lain kabupaten kota atau pihak ketiga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal UEFA Nations League 2026/2027 mulai 24 September. Simak Belanda vs Jerman, Inggris vs Spanyol, dan jadwal lengkapnya.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.