Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Sejumlah warga Legundi, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari, mengambil air dari bocoran pipa PDAM, Senin (20/8). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Instalasi pengolahan air milik PDAM Tirta Handayani masih belum lancar. Kondisi ini pun berdampak terhadap layanan air ke pelanggan.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Fibriyanto mengatakan, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Namun demikian, masih ada beberapa kendala yang membuat pasokan menjadi kurang lancar.
Dia mencontohkan, akibat pemeliharaan jaringan listrik oleh PLN berdampak terhadap pasokan air. Pasalnya, saat pemeliharaan berlangsung maka terjadi pemadaman sehingga mesin pompa air yang dimiliki PDAM tak dapat beroperasi.
Selain itu, kendala juga terjadi pada kerusakan pompa. Menurut dia, kerusakan ini baru saja terjadi di sumber Bribin sehingga pasokan air ke pelanggan tidak lancar. “Sudah diperbaiki dan proses tersebut membutuhkan waktu sehingga pasokan jadi terhambat,” kata Isnawan kepada wartawan, Rabu (31/10/2018).
Dia menjelaskan, untuk pasokan air ke konsumen yang mengalami gangguan terjadi di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Rongkop, Tepus dan Panggang. “Untuk Rongkop dan Tepus, pasokan terganggu juga disebabkan karena debit air di sumber Wilayu berkurang sehingga berpengaruh terhadap distribusi air ke pelanggan,” tuturnya.
Guna mengatasi permasalahan ini, PDAM bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak akan menambah satu sumur lagi untuk memasok air di wilayah Rongkop, Tepus dan Girisubo,” ujarnya.
Disinggung mengenai permasalahan pasokan di Panggang yang mengalami hambatan, Isnawan mengakui hal itu terjadi karena sumber air diambil dari Baron, Kecamatan Tanjungsari.
“Kami akan terus berusaha dengan menyalurkan air bersih selama 24 jam penuh, namun karena permintaan meningkat, sedang kapasitas produksi yang terbatas maka pasokan jadi terkendala,” katanya.
Kepala Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Sutarpan mengatakan, meski instalasi PDAM sudah masuk, namun distribusi air masih belum lancar. Dia mencontohkan, hingga saat ini masih ada empat dusun yang sulit mendapatkan pasokan air dari PDAM, meski instalasinya sudah ada. “Empat dusun ini meliputi Krambil, Pijenan, Jeruken dan Ngarak,” kata Sutarpan.
Menurut dia, debit air PDAM juga menjadi masalah karena aliran tidak stabil. “Ya kalau pas alirannya besar, air bisa sampai di empat dusun, tapi kalau debitnya kecil tidak akan sampai,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Aprilia Evri, warga Desa Giriharjo, Panggang. Menurut dia, di musim kemarau pasokan air dari PDAM dilakukan bergilir. “Tidak setiap hari air mengalir karena distribusi dibagi dengan pelanggan di dusun lain. Untuk itu, saat mengalir warga menampunnya di bak penampungan sehingga kebutuhan air bisa tercukupi,” katanya.
Koordinator Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY, Kharis Pradana mengatakan, pihaknya terus melakukan bantuan droping air di wilayah Gunungkidul. Penyaluran terakhir dilakukan pada Selasa (30/10/2018) kepada warga di Dusun Krambil, Girisekar. “Kami akan terus memberikan bantuan hingga masalah krisis air bisa teratasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.