Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Makam Albertus Slamet Sugihardi yang dipotong salibnya, di TPU Purbayan Kotagede. /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Jogja menyebut kawasan terjadinya kasus pemotongan nisan salib di Purbayan Kotagede sering muncul gesekan-gesekan.
Ketua FKUB Jogja Muhaimin mengakui jika di wilayah tersebut sering muncul gesekan-gesekan warga. Dia sendiri mengaku heran konflik di Purbayan. Pasalnya di wilayah tersebut merupakan komplek perumahan.
"Apakah karena masyarakat pendatang yang tidak paham sejarah, atau masyarakatnya yang mengalami sejarah seperti itu. Itu daerah terpencil," katanya, Selasa (18/12/2018).
Terkait kasus tersebut, dia langsung mengundang sejumlah pihak. FKUB, katanya hanya gerakan moral untuk memberikan solusi. Dia membantah adanya penyerangan yang dilakukan kelompok tertentu, termasuk adanya isu pemaksaan secara fisik tidak ada.
"Kalau tekanan psikologis ada. Itu wajar. Itu meninggal luka. Tidak ada gejolak sosial," katanya.
Masalah tersebut tidak akan selesai dengan pendekatan keamanan. Ada semacam kesepakatan, untuk masalah internal personal diserahkan ke pihak KWI.
"Itu dilakukan untuk mengatasi masalah trauma akibat tekanan psikologis bisa diatasi. Kalau kami akan ada langkah simultan untuk menyadarkan masyarakat secara bertahap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.