Rekomendasi Hardisk Eksternal 1TB dan 2TB Harga Terjangkau
Cari hardisk eksternal murah? Simak rekomendasi Toshiba, Seagate, dan WD lengkap dengan spesifikasi, harga, serta tips memilih.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi/Twitter-Ireyogya
Harianjogja.com, JOGJA- Kelakuan warga yang mengaku miskin demi mendapatkan bantuan diakui pemerintah masih terjadi di DIY.
Wakil Bupati (Wabup) Gunungkidul Immawan Wahyudi menambahkan beberapa wilayah di Gunungkidul masih banyak ditemukan warga yang mengaku miskin agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Ia mengakui sulitnya mengatasi persoalan itu karena warga yang kaya masih minta didata miskin agar mendapatkan bantuan.
Kecamatan Tanjungsari yang dinilai paling miskin di DIY, sebenarnya menimbulkan pertanyaan karena berbagai pemberdayaan ekonomi, program rumah tidak layak huni hingga jambanisasi sudah masuk di kecamatan ini. Namun rupanya ada yang salah terkait pendataan.
"Orang ngambil PKH [bantuan program keluarga harapan] itu yang pakai mobil, ada yang pakai gelang [emas] sampai tumpuk-tumpuk, malah dikrimpying-krimpyingke [diperlihatkan]. Ini perilaku miskin, sesungguhnya tidak miskin tetapi mengidentifikasi menjadi miskin," kata Immawan sesuai rapat koordinasi terkait penanganan kemiskinan di Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Kamis (27/12/2018).
Untuk mengatasi persoalan itu pihaknya akan memanfaatkan sistem informasi desa (SID) dengan melakukan analisi angka kemiskinan partisipatif.
Sehingga warga bisa menilai diri apakah termasuk sebagai warga miskin atau tidak.
Setelah penilaian diri warga itu muncul kemudian akan dilakukan penilaian di tingkat kelurahan hingga RT atau RW sehingga data warga miskin yang masuk menjadi lebih valid.
Ia menegaskan harus ada keberanian dari seluruh aparat untuk melakukan pencoretan terhadap warga yang sebenarnya tidak miskin namun terdata sebagai warga miskin.
"Harus ada keberanian mencoret, tetapi sebenarnya seperti PKH hanya sekitar 6.800 tetapi 2016 tahu-tahu pusat [Kemensos] menggelontorkan 63.000 PKH tanpa koordinasi dengan kami di daerah, tidak izin bupati, kok lolos [data warga mengaku miskin]," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cari hardisk eksternal murah? Simak rekomendasi Toshiba, Seagate, dan WD lengkap dengan spesifikasi, harga, serta tips memilih.
Cara atasi badan pegal tanpa obat: peregangan, istirahat cukup, minum air, mandi hangat, pijat, hingga konsultasi ke dokter jika tak kunjung hilang.
Penetapan Hari Besar Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dinilai MLKI Sleman menjadi momentum penting untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap.
Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa resmi diperingati pada 13 Juli 2026. Simak daftar hari besar nasional dan internasional yang jatuh pada tanggal in
Deretan agenda Jogja Juli 2026: Artjog, Prambanan Jazz, INACRAFT, Saparan Bekakak, lomba layangan, hingga lari malam. Catat jadwalnya sekarang!
Veda Ega Pratama gagal top 5 Moto3 Jerman akibat start ke-13 dan insiden di depan. Ia finis kedelapan, tetap positif dan targetkan Silverstone.