Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi/Twitter-Ireyogya
Harianjogja.com, JOGJA- Kelakuan warga yang mengaku miskin demi mendapatkan bantuan diakui pemerintah masih terjadi di DIY.
Wakil Bupati (Wabup) Gunungkidul Immawan Wahyudi menambahkan beberapa wilayah di Gunungkidul masih banyak ditemukan warga yang mengaku miskin agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Ia mengakui sulitnya mengatasi persoalan itu karena warga yang kaya masih minta didata miskin agar mendapatkan bantuan.
Kecamatan Tanjungsari yang dinilai paling miskin di DIY, sebenarnya menimbulkan pertanyaan karena berbagai pemberdayaan ekonomi, program rumah tidak layak huni hingga jambanisasi sudah masuk di kecamatan ini. Namun rupanya ada yang salah terkait pendataan.
"Orang ngambil PKH [bantuan program keluarga harapan] itu yang pakai mobil, ada yang pakai gelang [emas] sampai tumpuk-tumpuk, malah dikrimpying-krimpyingke [diperlihatkan]. Ini perilaku miskin, sesungguhnya tidak miskin tetapi mengidentifikasi menjadi miskin," kata Immawan sesuai rapat koordinasi terkait penanganan kemiskinan di Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Kamis (27/12/2018).
Untuk mengatasi persoalan itu pihaknya akan memanfaatkan sistem informasi desa (SID) dengan melakukan analisi angka kemiskinan partisipatif.
Sehingga warga bisa menilai diri apakah termasuk sebagai warga miskin atau tidak.
Setelah penilaian diri warga itu muncul kemudian akan dilakukan penilaian di tingkat kelurahan hingga RT atau RW sehingga data warga miskin yang masuk menjadi lebih valid.
Ia menegaskan harus ada keberanian dari seluruh aparat untuk melakukan pencoretan terhadap warga yang sebenarnya tidak miskin namun terdata sebagai warga miskin.
"Harus ada keberanian mencoret, tetapi sebenarnya seperti PKH hanya sekitar 6.800 tetapi 2016 tahu-tahu pusat [Kemensos] menggelontorkan 63.000 PKH tanpa koordinasi dengan kami di daerah, tidak izin bupati, kok lolos [data warga mengaku miskin]," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.