Lowongan Pekerjaan: Gunungkidul Ajukan 370 Formasi Pegawai, Ini Rinciannya
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Warga melihat minibus yang terjun dan terbalik di jurang tikungan Clongop di Dusun Plesan Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Rabu (27/2/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Sebuah minibus bernomor polisi AD 8781 MC yang mengangkut rombongan pelayat terperosok ke jurang sedalam 20 meter di tanjakan Clongop, Dusun Plesan, Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Rabu (27/2/2019) pukul 13.30 WIB. Diduga kecelakaan terjadi lantaran sopir tidak hapal medan jalan yang menurun dengan tikungan tajam.
Kecelakaan tunggal terjadi saat tiga rombongan minibus yang mengangkut sejumlah warga Gedangsari yang melayat ke Kecamatan Panggang, Gunungkidul. Saat berangkat tidak ada masalah, namun saat pulang tepatnya di tikungan Clongop terjadi masalah pada minibus yang dikemudikan Sudarto. Saat melintas di jalan menurun, minibus oleng, menabrak pagar pembatas dan akhirnya masuk ke jurang.
Dari pantauan di lokasi kejadian, kondisi minibus ringsek dengan posisi terbalik. Minibus tersebut mengangkut sembilan penumpang dan satu orang sopir yakni Sudarto. Seluruh korban luka-luka. Lima korban dilarikan RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dua orang dilarikan ke RS Cakra, seorang dibawa ke RS Sujarwadi dan dua korban lainnya dibawa ke RSI Klaten.
Kapolsek Gedangsari, AKP Edy Purnomo, mengatakan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan 10 korban luka-luka terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut dia, personel Polsek Gedangsari diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi para korban.
Dia menjelaskan kecelakaan diduga terjadi karena sopir tidak mengenal medan. Terlebih lagi, di tanjakan Clongop memiliki turunan dan tikungan tajam. “Minibus melaju kencang hingga akhirnya menabrak tiang pembatas dan terjun ke jurang dalam kondisi terbalik,” katanya.
Menurut Edy kasus kecelakaan yang terjadi ditangani unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul. “Kami tetap membantu penyelidikan serta evakuasi minibus yang terperosok,” katanya.
Salah seorang warga Dusun Plesan, Desa Watugajah, Suginem, mengatakan mayoritas korban mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang. “Semua korban sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Menurut dia tikungan di tanjakan Clongop merupakan lokasi rawan kecelakaan. Peristiwa mobil masuk jurang, menurut Suginem, hampir terjadi setiap tahun. “Warga sudah meminta pemerintah membangun pagar pembatas permanen, tetapi hingga saat ini belum direalisasi. Jurang hanya dipagari dengan pagar bambu dilapisi ban bekas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Bandara Soetta memperpanjang penutupan penerbangan hingga 23.59 WIB akibat erupsi Anak Krakatau. Penumpang diminta cek status penerbangan.
Prabowo memantau erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penerbangan. Enam bandara ditutup sementara akibat abu vulkanik.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan Garuda GA-981. Sebanyak 382 jamaah umrah dari Jeddah dialihkan mendarat ke Aceh.
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.