Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Seorang Penari berdiri di tengah arena melakukan ritual untuk membuka pentas seni jatilan di Dusun Seneng, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Selasa (12/3/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY bekerja sama dengan Pemerintah Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, menggelar pentas seni budaya jatilan, Selasa (12/3). Kesenian ini selain untuk melestarikan budaya juga sebagai upaya mendukung pengembangan sektor kepariwisataan berbasis seni atraksi budaya.
Kepala Desa Siraman, Damiyo, mengatakan jajarannya berterimakasih atas bantuan dari Dinpar DIY. Pasalnya, dengan kerja sama ini Desa Siraman bisa melestarikan seni jatilan. “Acara pentas seni ini sekaligus menjadi peresmian kelompok seni jatilan Sapto Budaya di Desa Siraman,” kata Damiyo kepada Harian Jogja, Selasa (12/3/2019).
Menurut dia, kegiatan pentas seni ini bukan semata-mata untuk hiburan. Damiyo menyatakan atraksi ini memiliki manfaat lain seperti upaya melestarikan seni tradisi nenek moyang. “Jadi bukan hiburan saja, tetapi dengan adanya kelompok jatilan maka bisa sebagai upaya pelestarian,” katanya.
Damiyo menilai keberadaan pentas seni jatilan juga sebagai upaya mendukung pengembangan sektor kepariwisataan. Terlebih lagi, kata dia, letak Desa Siraman yang berada di jalur wisata memiliki posisi strategis dalam upaya pengembangan. “Kami bisa mendukung dengan menampilkan ataraksi seni budaya yang dimiliki,” katanya.
Kepala Seksi Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata Dinpar DIY, Titik Fatmadewi, mengatakan, Pemda DIY konsisten mendukung upaya pengembangan potensi wisata di wilayah DIY. Menurut dia pengembangan wisata tidak melulu berkaitan dengan objek wisata, tetapi juga dilakukan dengan pementasan seni dan budaya. Oleh karena itu, fokus dalam pengembangan tidak hanya mengacu pada destinasi berupa potensi alam. Ada sektor lain yang dapat digarap sehingga dapat memberikan alternatif pilihan kepada pengunjung. “Kami sangat mendukung pementasan seni atraksi budaya, salah satunya di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari,” katanya. Menurut Titik, pengembangan seni budaya tidak hanya untuk upaya pelesetarian. Jeberadaanya juga dapat memberikan dukungan terhadap kemajuan sektor wisata di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
OJK mengatur pembentukan Harga Acuan Indonesia dari transaksi BMKS dengan prinsip wajar, transparan, efisien, dan berintegritas.
Ustaz Abdul Somad mengingatkan mahasiswa UII pentingnya merawat iman, menentukan tujuan hidup, berbakti kepada orang tua, dan memilih pertemanan.
Presiden Prabowo menerima Mushaf Al Quran Gontor dalam perayaan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo.
Satgas Operasi Damai Cartenz mengamankan lima senjata dan 30 butir amunisi dalam pengembangan kasus KKB Kodap I Mamberamo Tabi di Keerom.
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.