Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Piyungan di Dusun Ngablak, Sitimulyo, Piyungan, Bantul./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah pengusaha angkutan sampah dari Bantul, Sleman, dan Jogja mengeluhkan penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Sudah tiga hari mereka tidak mengangkut sampah dari masyarakat karena tidak ada tempat pembuangan lainnya. Akibatnya sampah menumpuk di permukiman.
“Anggota kami yang tergabung dalam paguyuban ada 150 pengelola. Tiap pengelola rata-rata mengangkut sampah 1-2 ton. Sekarang sudah tiga hari sampah menumpuk dan tidak bisa dibuang,” kata Ketua Paguyuban Pengusaha Angkutan Sampah Eker-Eker Golek Menir, Sodik Marwanto, di TPST Piyungan, Selasa (26/3/2019).
Paguyuban Eker-eker Golek Menir merupakan gabungan pengusaha swasta angkutan sampah berupa truk, pikap, dan kendaraan roda tiga. Masing-masing pengelola memiliki satu hingga dua kendaraan yang mengangkut sampah dari masyarakat. Tiap pengelola juga memiliki pelanggan jasa pembuangan sampah dari pemukiman.
Mereka beroperasi berdasarkan izin dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di masing-masing wilayah. Sampah-sampah itu mereka buang ke TPST Piyungan dengan tarif Rp24.000 per ton. Sodik mengatakan sering terjadi antrian pembuangan sampah, kemudian ada penutupan TPST selama sehari.
“Kalau sampai ditutup tiga hari setahu saya baru kali ini. Dampaknya sangat terasa,” ujar Sodik.
Pengangkut sampah sempat bernegosiasi dengan warga agar bisa membuang sampah khusus kendaraan kecil.
“Namun tetap tidak diizinkan warga.”
Sapta Wijaya, salah satu pemilik jasa angkutan sampah tidak bisa berbuat banyak ketika warga mengeluh karena sudah tiga hari sampah tidak diambil. Ia mengangkut sampah dari wilayah Banguntapan dengan jumlah pelanggan sebanyak 500 kepala keluarga. Volume sampah satu ton lebih saat ini menumpuk di rumah-rumah warga.
Ia menyayangkan pemerintah yang tidak segera bertindak melihat penutupan TPST Piyungan. Ia juga kecewa pada warga yang melarang pembuangan sampah ke TPST tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.