Dua Rumah di Tambakromo Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta rupiah

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 25 April 2019 15:12 WIB
Dua Rumah di Tambakromo Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta rupiah

Petugas UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul saat berjibaku memadamkan api di dua rumah yang terbakar di Dusun Garon, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, Kamis (25/4/2019)./Istimewa-Dokumen Polsek Ponjong

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dua rumah di Dusun Garon, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, dilalap api, Kamis (25/4/2019) pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.

Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Slamet Wiyono dan Dwi Sutarno yang posisinya saling berdekatan. Tidak ada yang tahu persis kapan kebakaran mulai terjadi karena saat diketahui, api sudah membesar dan melahap kedua isi rumah. Kebakaran pertama kali diketahui oleh Nakesya,11, salah satu anak Slamet Wiyono sepulang dari sekolah. Sesampainya di jalan dekat rumah, saksi melihat rumahnya sudah terbakar.

Kepala Dusun Garon, Sutrisno, mengatakan saat rumah terbakar warga dikejutkan teriakan Nakesya yang melihat rumah orang tuanya terbakar. Warga berdatangan dan coba memadamkan api. Namun karena api terlanjur membesar membuat dua rumah yang saling berdekatan ini terbakar. “Kami mencoba memadamkan api dengan meminta bantuan ke petugas pemadam kebakaran Gunungkidul,” kata Sutrisno, Kamis (25/4).

Menurut dia, dalam peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena pada saat kebakaran terjadi keadaan rumah dalam kondisi kosong. Meski demikian, kobaran api menyebabkan kerugian yang tidak sedikit karena kebakaran tidak hanya melalap dua bangunan, “Barang-barang yang di dalam rumah juga ikut habis terbakar,” katanya.

Adapun barang-barang milik Dwi Sutarno yang terbakar di antaranya surat-surat berharga, uang tunai Rp4 juta, perhiasan emas delapan gram, satu unit sepeda motor dan sejumlah peralatan elektronik. Selain itu, api juga melalap hasil panen kebun yang disimpan di rumah seperti padai sebanyak 24 karung dan jagung seberat empat kuintal.

Sementara itu, kerugian yang dialami Slamet Wiyono juga tak kalah banyak. Selain bangunan, beberapa surat berharga, uang tunai Rp7 juta, perhiasan emas 15 gram, jagung lima kuintal dan padi tujuh kuintal raib dilalap api. “Untuk sementara korban mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online