Advertisement
SOLAR LANGKA : Di Sleman Solar Bersubsidi Sulit Dicari
Advertisement
[caption id="attachment_400379" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/25/solar-langka-di-sleman-solar-bersubsidi-sulit-dicari-400378/solar-antrean-panjang-kendaraan-desi-suryanto-5" rel="attachment wp-att-400379">http://images.harianjogja.com/2013/04/solar-antrean-panjang-kendaraan-Desi-Suryanto4-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto Antrean Kendaraan Pembeli Solar di SPBU
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto[/caption]
SLEMAN-Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai merambah di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sleman. Pasalnya banyak SPBU kecil yang sudah mulai kesulitan mendapatkan solar subsidi ini.
Advertisement
Pemilik SPBU Tempel, Haryono mengatakan jika pihaknya sudah kesulitan saat memesan solar. Jika bulan lalu pemesanan 8.000 liter bisa langsung dilayani keesokan harinya, namun kini baru dilayani tiga hari.
“Padahal jika kami isi hari ini, besok solar sudah habis. Kami mau minta lagi tidak akan dikirim segera. Kalau bulan lalu berapapun permintaan kami langsung bisa dikirim,” jela Haryono di DPRD Sleman, Kamis (25/4).
Haryono mengatakan pada hari biasa, SPBUnya mampu melayani 1.500 liter. Namun kini permintaan naik karena SPBU besar-besar sudah mulai antri panjang.
“Kini sehari kami bisa melayani 5.000 liter. Padahal setiap pengiriman satu tanki itu hanya berisi 8.000 liter. Jadi setelah diisi, keesokan harinya sudah pasti kosong,” kata lelaki yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Lahan Pengganti SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja Solo Sudah Ditetapkan
- Masih Ada 1.407 RTLH di Kota Jogja, 53 Unit Diperbaiki 2026
- Relokasi 109 Pedagang Pantai Sepanjang Rampung, Ini Tahap Lanjutannya
- PAD Pariwisata Bantul 2026 Ditarget Rp29 Miliar
- Kemenag Kulonprogo Luncurkan Aplikasi Inklusif Matahatiku
Advertisement
Advertisement



