Advertisement
TOKO MODERN : Empat Toko di Sleman Berdiri Tanpa Izin
Advertisement
[caption id="attachment_402789" align="alignleft" width="249"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/03/perizinan-empat-toko-modern-di-sleman-berdiri-tanpa-izin-402784/toko-modern-2" rel="attachment wp-att-402789">http://images.harianjogja.com/2013/05/toko-modern.jpg" alt="" width="249" height="183" /> ilustrasi.dok[/caption]
SLEMAN-Komisi A DPRD Sleman mencatatat terdapat empat toko modern di wilayahnya belum mengantongi izin. Padahal, toko tersebut sudah beroperasi.
Advertisement
“Ada empat toko modern yang berani berdiri di Sleman tidak mengajukan satupun ijin. Anehnya lagi tidak ada tindakan tegas dari Pemkab Sleman untuk meberikan sanksi pada empat toko modern itu,” kata ketua Komisi A DPRD Sleman,Rendradi Suprihandoko, saat dihubungi Harian Jogja, Jumat (3/5/2013).
Empat toko modern itu masing-masing Indomaret Monjali Selatan di Sinduadi, Mlati, Indomaret Anggajaya 2 di Condongcatur, Depok, Circle K Jalan Magelang di Sinduadi, Mlati dan Circle K Ngemplak di Umbulmartani, Ngemplak.
Rendradi mengaku mendapatkan data empat toko modern ini berdiri tanpa izin saat rapat koordinasi perencanaan penegakan perturan daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2012. Hal ini harus menjadi catatan penting lemahnya kontrol hukum di Sleman.
“Buat apa kami membuat perda kalau nanti hanya untuk hiasan saja. Kalau memang melanggar perda baru ini mungkin masih bisa mendapatkan toleransi, namun ada dua peraturan lama yang sudah ada namun tetap tidak diindahkan,” jelas Rendradi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gelombang Serangan Udara Israel Kembali Guncang Gaza, 32 Warga Tewas
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Usulkan Tiga SPAM Baru untuk Layanan Air Minum
- Target PAD Retribusi Pasar Bantul 2026 Dipatok Rp5,5 Miliar
- Disdikpora Bantul Matangkan TKA 2026 Jelang SPMB
- Hujan dan Angin Terjang Sleman, Pohon Tumbang hingga Angkringan Roboh
- Pemuda Indonesia Timur Siap Jaga Keamanan DIY Lewat Jalur Profesional
Advertisement
Advertisement



