Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Harianjogja.com, JOGJA—Gejolak Merapi yang terjadi Senin (22/7) pagi meninggalkan kekhawatiran bagi Surono. http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/24/merapi-bergemuruh-mbah-rono-minta-status-merapi-naik-jadi-waspada-430328" target="_blank">Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ini bahkan meminta agar status gunung tersebut dinaikkan.
Surono mengatakan naik status bukan berarti harus terjadi letusan besar. Tetapi yang paling penting adalah untuk mengurangi risiko. Bisa dibayangkan ketika terjadi embusan pada Senin (19/7) lalu ada masyarakat yang sedang ada di puncak. Pasti akan memunculkan bahaya.
”Untung mungkin karena sedang puasa, sehingga tidak ada pendaki. Bisa dibayangkan jika kemarin ada pendaki. Mungkin pendaki tidak langsung mati karena letusan yang baru saja terjadi. Namun jika terjadi kepanikan mereka akan lari tunggang langgang, jatuh,” tambahnya.
Dia juga mengatakan jika status naik ke Waspada bukan berarti nantinya akan terus ke Siaga. Jika kondisinya memang mengisyaratkan untuk turun, sangat mungkin akan kembali ke status Aktif Normal.
”Status Waspada itu baik untuk Merapi, baik untuk pendaki, baik untuk masyarakat sekitar Merapi,” tegasnya.
Setelah gejolak Senin pagi, Merapi memang menunjukkan aktivitas yang menurun. Tetapi bagi Surono itu bukan sebuah jaminan. ”Turun saat ini, bukan turun terus, naik hari ini, bukan berarti akan naik terus. Memang gunung api ya naik turun seperti gergaji. Mari kita ikuti maunya Merapi,” pintanya.
Ketika ditanya apakah permintaan itu sudah disampaikan ke BPPTKG, Mbah Rono hanya menjawab ”Silakan tanya ke BPPTKG,” tutupnya.
Tentang sikap BPPTKG yang tetap tidak mau menaikkan status, Surono berkomentar "Ya, gak apa-apa to. Saya tidak bisa maksa. Saya hanya minta. Masing-masing punya tanggung jawab."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.