Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
JIBI/Harian Jogja/dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gunungkidul berencana menambah pemasukan retribusi dari objek wisata di Gunungkidul. Sejumlah obyek wisata yang dikelola masyarakat atau desa wisata pun menjadi bidikan.
Kabid Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, menambah pemasukan retribusi itu sudah rancangan peraturan daerah (raperda) yang sudah dievaluasi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Dalam Raperda itu ada klausul agar kita menambah objek wisata,” kata Hary, Jumat (25/10/2013). Namun objek wisata mana yang akan menjadi bidikan, Disbudpar belum menentukannya.
Hary mengakui sudah megadakan pertemuan dengan beberapa pengelola wisata berbasis pemberdayaan masyarakat atas rencananya. Di antara yang diajak bicara adalah pengelola Objek Wisata Gua Pindul, pengelola wisata Nglanggeran, pengelola Air Terjun Sri Gethuk, pengelola Kalisuci dan pengelola Gua Jomblang.
“Satu atau dua obyek wisata yang akan dipilih dan diajukan ke dewan. Tapi kita masih menyiapkan perdanya dulu,” ucap Hary.
Hary menegaskan, rencana menambah retribusi bukan berarti mengambil alih pengelolaan objek wisata. Melainkan hanya mengatur retribusinya sebagian menjadi pemasukan daerah.
Sementara pengelola Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran Sugeng Handoko, mengaku kurang sepakat dengan rencana pemerintah. Menurutnya, wisata di Nglanggeran berbeda dengan wisata pantai.
“Yang kami jadikan objek wisata bukan hanya Guung Api Purba tapi kegiatan yang melibatkan masyarakat sejak awal hingga sekarang,” kata Sugeng
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun.
Seorang Peserta JKN PBPU BP Pemda, Rilani Mardiwiyono (63), merasakan langsung dari manfaat Program JKN. Meski kepesertaan JKN Rilani sempat berhenti
Rupiah melemah ke Rp17.843 per dolar AS dipicu tensi geopolitik dan fokus pasar pada data ekonomi AS serta kebijakan The Fed.
Polisi masih menyelidiki dugaan Minyakita beraroma minyak tanah dalam bantuan CPP di Wonogiri sambil menunggu hasil uji laboratorium BPOM Solo.
Hari pertama SPMB SMP Gunungkidul 2026, pendaftar di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Wonosari langsung melampaui kuota jalur prestasi dan afirmasi.