FILM MARS : Lagi, Gunungkidul Terpilih

Penyerahan potongan tumpeng oleh Ketua DPRD Gunungkidul Suharno kepada Produser film Mars AndyShafik di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (6/1/2015) malam. (JIBI/Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah)
08 Januari 2015 18:21 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Film Mars 'mengambil' Gunungkidul sebagai lokasi syuting. Ada sejumlah daerah dan warga yang dilibatkan dalam film ini. 

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Mulai Rabu (7/1/2015) Gunungkidul menjadi lokasi syuting film Mars yang hingga akhir Januari 2015.

Produser film Mars Andy Shafik mengungkapkan sebelum memulai proses syuting, kru telah melakukan persiapan selama enam bulan. Ada beberapa lokasi syuting yang diambil yakni Desa Bleberan, Kecamatan Playen dan Pantai Krakal, Ngestirejo, Tanjungsari.

“Setelah syuting di Gunungkidul, kami juga akan syuting di Jogja kemudian dilanjutkan di London,” ujar dia kepada wartawan usai launching pembuatan film Mars di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Selasa (6/1/2015) malam.

Film Mars disutradarai oleh Sahrul Gibran yang berkolaborasi dengan penulis naskah John De-Rantau. Rencananya, film ini akan dirilis pada hari pendidikan. Pasalnya, melalui film ini, Shafik ingin menyampaikan pesan mengenai pentingnya pendidikan.

Ada pun artis ibu kota yang akan terlibat dalam proses syuting antara lain Kinaryosih, Acha septriasa, Jajang C. Noor, Teuku Rifnu Wikana, Chelsea, Egy Fadli, Trisno Bosha. Ia menyebutkan, akan ada beberapa penduduk lokal yang terlibat dalam proses syuting.

Salah satu warga Dusun Srikoyo, Desa Bleberan, Kecamatan Playen Suminem mengaku, rumahnya akan digunakan untuk tempat tata rias. Sedangkan, rumah ibunya Madinem akan digunakan untuk lokasi syuting.

“Saya senang rumah kami yang kondisinya reyot bisa digunakan untuk syuting. Kami juga senang bisa ketemu artis,” ungkap dia.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Budi Martono mengatakan sangat mendukung proses syuting tersebut. Ia berharap, film Mars mampu menjadi teladan di bidang pendidikan. Selain itu, film tersebut juga bisa menjadi sarana promosi potensi Gunungkidul.