30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Pemulung memilah sampah di tempat penampungan sampah sementara di barat daya Alun-alun Selatan, Jogja, Sabtu (25/8).
Pemulung seragam akan dilindungi Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinsos DIY.
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Sosial (Dinsos) DIY akan melindungi para pemulung di DIY agar tidak terkena razia selama pemulung itu menggunakan seragam resmi yang sudah disepakati dinas tersebut bersama komunitas para pengepul barang bekas se-DIY
Kepala Dinas Sosial Untung Sukaryadi mengatakan keberadaan pemulung di DIY masih dibutuhkan untuk membantu masyarakat dalam pengelolaan barang bekas. Selain itu juga bisa mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir sampah.
Agar pemulung bisa diterima ditengah masyarakat, kata Untung, maka pemulung harus berprilaku sopan dan baik. Supaya mudah dikenal, pemulung itu juga akan diberikan seragam resmi.
"Dalam seragam itu nanti tertulis Warga Binaan Dinas Sosial," kata Untung seusai rapat dengan pengepul barang bekas se-DIY di kantornya, Rabu (14/1/2015)
Menurut Untung, pengadaan seragam untuk pemulung itu merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1/2014 tentang Penanganan Gelandang dan Pengemis (Gepeng). Disediakan 500 seragam, masing-masing pemulung akan mendapat dua stel seragam rompi warna hijau. Pengadaan seragam itu diakui Untung dari pengepul barang rongsok melalui Coorporate SocialResponsibility (CSR).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.