BEDAH MENOREH : Masterplan Siap Digarap Tahun Ini

27 Januari 2015 22:21 WIB Kulonprogo Share :

Bedah Menoreh, rencana pengembangan mulai digarap tahun ini.

Harianjogja.com, KULONPROGO - Rencana pengembangan pariwisata Kulonprogo yang didanai dari dana keistimewaan akan segera direalisasikan. Master plan pengembangan pariwisata di wilayah utara mulai dirancang dan diajukan tahun ini.

"Fokus pengembangan kami ke wilayah utara dulu. Masterplan sudah kami ajukan dan harapannya bisa langsung dibuat juga Detail Engineering Design (DED)," ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Kulonprogo Eko Wisnu Wardhana kepada Harianjogja.com di kantornya, Senin (26/1/2015).

Eko mengungkapkan, masterplan yang diajukan yakni Kawasan Pengembangan Pariwisata (KPP) I dan KPP II. KPP I yakni pengembangan kawasan wisata Sendangsono hingga Puncak Suroloyo. Sedangkan KPP II merupakan pengembangan kawasan wisata Goa Kiskendo hingga Gunung Kelir.

"Pada masterplan itu ada diantaranya pelebaran jalan dan pengembangan jalan lingkar Suroloyo. Pembangunan talud jug dilakukan karena sebagian besar wilayah ini memang berada di daerah rawan longsor, sehingga perlu adanya pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang ada. Tentunya dengan kerjasama dengan instansi terkait juga," ungkap Eko.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, selain pengembangan infrastruktur tersebut. Pihaknya juga akan ajukan kajian transportasi untuk dua kawasan itu. Dia mengatakan, kajian itu penting guna melengkapi rencana pengembangan pariwisata dalam rangka mewujudkan program Bedah Menoreh.

"Kajian ini nantinya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Transportasi merupakan objek penting yang juga harus dipersiapkan," imbuh Eko.

Sementara itu, Kasi Objek dan Sarana Prasarana Pariwisata Dinbudparpora Kulonprogo Kuat Tri Utomo menambahkan, saat ini mulai dilakukan penentuan akses jalan utama yang dapat Kawasan Pengembangan Pariwisata direkomendasikan. Dia mengungkapkan, rencana pengembangan Bedah Menoreh terbagi menjadi lima kawasan pariwisata. Kuat menjelaskan masih ada tiga kawasan yang akan dikembangkan selain KPP I dan KPP II.

"Selain itu, kawasan pengembangan pariwisata yang akan digarap, yakni Waduk Sermo-Clereng, kawasan pantai dan kawasan Sentolo-Sidorejo. Fokus saat ini, baru dua yang akan diajukan tahun ini," imbuh Kuat.