Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Pekerja merapikan buah apel di salah satu toko buah di Jakarta, Kamis (22/1/2015). Kasus tercemarnya apel oleh bakteri Listeria di Amerika Serikat yang menewaskan tiga orang sehingga masyarakat Indonesia perlu mewaspadainya. (JIBI/Solopos/Antara/Zabur Karuru)
Apel berbakteri diamankan BKPP, saat ini buah impor itu tengah melalui uji laboratorium.
Harianjogja.com, JOGJA- Ribuhan apel Granny Smith dan Gala produksi Bidart Bros, Bakersfield, California, Amerika Serikat (AS) ditarik peredarannya di pasaran DIY. Tidak hanya menyasar sektor hulu (distributor dan agen), penahanan apel yang terkontaminasi bakteri Listeria Monocytogenes itu juga dilakukan di tingkat hilir
(pengecer).
Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY Arofa Noor Indriani mengatakan pada Selasa (27/1/2015) tim pengawas langsung bergerak menyisir keberadaan apel Granny Smith dan Gala tersebut di masing-masing distributor dan agen. Sementara, sepanjang Rabu (28/1/2015), tim bergerak ke tingkat pengecer.
Pihaknya bersama tim dari Dinas Perindistrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) DIY dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY juga mengamankan apel-apel berbahaya tersebut di pasar-pasar tradisional hingga supermarket.
"Jadi tidak hanya tingkat hulu, kami juga menyisir di tingkat hilir. Ada sejumlah titik yang disasar mulai supermarket hingga tingkat pengecer di pinggiran. Kami langsung menarik dan memerintahkan agar apel tersebut tidak dijual," ungkap Arofa saat dihubungi Harianjogja.com, Rabu (28/1/2015).
Menurut Arofa, masing-masing apel yang disita dari para pedagang (distributor-pengecer) dibuatkan berita acara. Termasuk jumlah apel yang belum diedarkan. Total apel yang berhasil diamankan mencapai ribuan
"Ada yang kiloan, ada yang masih dalam kardus. Kami catat dan awasi. Jangan sampai diedarkan," tegasnya.
Untuk memastikan ada tidaknya kandungan bakteri Listeria Monocytogenes pada buah tersebut, BKPP mengambil sampel delapan buah untuk diuji laboratorium. Pihaknya belum bisa menyimpulkan ada tidaknya bakteri tersebut saat ini.
"Kami masih menunggu hasil uji labnya. Sebab, yang punya alat ujinya hanya BPOM karena bakteri ini jenis baru. Kami belum memiliki alatnya," kata Arofa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Pesawat Aman Air pengangkut 3.700 liter BBM tergelincir di Bandara Mulia Papua Tengah. Pilot selamat dan bandara ditutup sementara.
Antam mengusulkan seluruh penjual emas dan perak wajib melaporkan data penjualan ke Ditjen Pajak agar kewajiban berlaku secara merata.