BEGAL MOTOR : Baru Melintas, Oni 'Dikalungi' Parang

Aparat Polresta Depok memeriksa barang bawaan seorang pengendara sepeda motor saat melakukan razia dalam rangka operasi Cipta Kondisi di Jl. Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2015) dini hari. Razia yang dilakukan serentak di empat titik wilayah rawan kejahatan tersebut guna mengantisipasi maraknya aksi begal serta penyalahgunaan bahan peledak yang beberapa waktu lalu meneror pusat belanja di Kota Depok. (JIBI/Solopos/Antara - Indrianto Eko Suwarso)
02 Maret 2015 21:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Begal motor di Sleman berujung perampasan motor.

Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang pengendara motor mengaku dipepet dua orang begal bahkan lehernya dikalungi parang, pada Senin (2/3/2015) dinihari di Jalan Kapas, Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Salahseorang yang mengaku menjadi korban pembegalan yaitu Oni Wajuni, 25, Asal Dusun Kedung Boto RT 04 RW 04, Podoroto, Kesamben, Jombang, Jawa Timur. Ia merupakan karyawan salahsatu warung makan sea food di Jalan Solo Km. 6 Sleman. Melaporkan kehilangan motor Suzuki FU tahun 2014 nopol AB 3903 0E seharga Rp19 Juta karena dirampas dua begal.

Oni menjelaskan peristiwa pembegalan terhadap dirinya itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Ketika itu ia bermaksud membeli kopi di salahsatu minimarket 24 jam di kawasan Seturan. Dengan seorang diri ia mengendarai motor dari kawasan Hotel Eastparc, Sleman Jalan Adisutjipto Km 5,5 menuju ke utara Jalan Kapas, Ngentak, Kledokan arah Seturan.

Tiba-tiba ia dikagetkan oleh pengendara motor Vario berwarna putih yang berboncengan memepet dirinya. Awalnya ia mengira ada sesuatu hal yang akan dibicarakan, kendati demikian pemboncengnya justru mengeluarkan sebilah parang. Pelaku meminta kepada Oni untuk menyerahkan motor yang dikendarainya.

"Saat itu memang sepi, dari depan Hotel Eastparc ke arah utara belum sampai satu kilometer, saya dipepet. Pelaku yang belakang mengalungkan parangnya di leher saya, dalam posisi motor berjalan," terangnya saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (2/3/2015) siang.