Nelayan Asal Riau Meninggal di Laut Gunungkidul, Ini Kronologinya
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Tim dari BPPT tengah bersiap untuk memasang alat pembaca gelombang. (JIBI/Harian Jogja/dok. SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul).
Tim SAR Gunungkidul mengelukan mengenai honor dua bulan yang belum cair, tetapi Satpol PP Gunungkidul justru membantah hal tersebut.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kenaikan Honor Rp50.000 untuk anggota Search and rescue Linmas Gunungkidul belum bisa dinikmati anggota. Pasalnya, honor Januari-Februari urung juga dicairkan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul Agus Hartadi membantah belum memberikan honor kepada anggota Tim Search and Rescue. Menurut dia honor untuk Januari sudah dicairkan.
“Siapa bilang? Kalau ada yang belum menerima silahkan hubungi saya. Sebab, untuk pencairan di bulan pertama 2015 sudah diberikan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2015).
Dia menjelaskan prosedur pencairan harus dilengkapi dengan daftar presensi anggota. Kemudian, apabila sudah terkumpulkan akan diserahkan ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) untuk dilakukan pencairan.
“Biasanya honor diberikan mundur satu bulan. Misalnya honor Januari diberikan di Februari dan begitu seterusnya. Memang yang Februari belum, karena bukti absensi juga belum masuk ke kami,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.