PILKADA JOGJA : Anggaran Pilkada Jogja Membengkak

Ilustrasi uang rupiah (Dok/(JIBI - Solopos)
13 Mei 2015 17:33 WIB Jogja Share :

Pilkada Jogja yang akan digelar 2016 membutuhkan anggaran hingga miliaran rupiah

Harianjogja.com, JOGJA-Anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jogja yang dimulai 2016 membengkak sampai belasan miliar rupiah. Alokasi anggaran untuk kampanye disinyalir menjadi penyebab.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja Wawan Budiyanto mengatakan, KPU Jogja sudah menyusun anggaran Pilkada dan hari ini (Selasa) diserahkan kepada Walikota.

"Rencana kebutuhan anggaran sudah kami susun dalam format proposal dan diberikan kepada walikota untuk selanjutnya dibahas dikaji oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan dimasukkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016," paparnya, Selasa (12/5/2015).

Diungkapkan dia, anggaran Pilkada kali ini lebih besar jika dibandingkan Pilkada 2011. Alasannya,  sesuai amanah UU No.8/2015, kampanye difasilitasi APBD.

Pilkada sebelumnya, sebut Wawan, menghabiskan biaya Rp10,5 miliar untuk dua putaran, sedangkan kali ini jumlahnya lebih besar. "Tidak sampai dua kali lipat tetapi yang pasti lebih besar," tutur dia.

Ia menguraikan, komponen biaya atau satuan kebutuhan terdiri dari honorarium dan belanja barang dan jasa, termasuk fasilitasi kampanye.

Wawan menjabarkan terdapat empat metode kampanye yang difasilitasi, yakni debat, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga, dan iklan di media massa.

Menurut dia, penyusunan anggaran sudah efektif dan proporsional. Berdasarkan pengalaman Pilkada yang lalu, pengajuan anggaran langsung disetujui.

Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengaku belum menerima proposal pengajuan anggaran Pilkada. "Saya belum dapat berkomentar karena belum terima," ujar Walikota.