Warga Cokrodiningratan Jogja Belajar Bikin Keripik Lele Bernilai Jual
Warga Cokrodiningratan belajar mengolah lele menjadi keripik sebagai inovasi pangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul memetakan masih ada ribuan rumah yang tidak layak huni (RTLH) di Bantul. Meski begitu lantaran anggaran yang terbatas, penanganan rumah tidak layak huni masih minim.
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUPKP Bantul, Erwin Prasmanta menuturkan masih ada 1.585 unit RTLH di Bantul. Dari jumlah tersebut, Kapanewon Sanden menduduki kapanewon dengan jumlah RTLH tertinggi di Bantul. Disana ada 155 unit RTLH.
"Kondisi RTLH di Kapanewon Sanden sebagian besar kondisi bangunan tidak berstruktur dengan pasangan baru bata tanpa semen atau hanya [di] pasang [dengan] tanah," ujarnya, Jumat (26/4/2034).
Dia menuturkan Pemkab Bantul dalam beberapa tahun terakhir mengucurkan anggaran untuk penanganan RTLH. Pada 2023 Pemkab Bantul mengucurkan untuk peningkatan kualitas rumah swadaya di Bantul mencapai Rp3,1 miliar. Jumlah tersebut untuk menangani 155 unit RTLH.
Sementara 2024 Pemkab Bantul menganggarkan sekitar Rp1,9 miliar untuk penanganan 99 unit RTLH. Dengan anggaran tersebut, setiap penerima diberikan anggaran Rp20 juta untuk perbaikan rumah.
Baca Juga
Jumlah RTLH Masih 2.700 Unit, Bantul Hanya Akan Perbaiki 177 Rumah pada 2024
Duh! Belasan Ribu Rumah di Gunungkidul Berstatus Tak Layak Huni
Masih Ada 2.700 Rumah Tidak Layak Huni di Bantul
Menurut Erwin anggaran tersebut dapat digunakan perbaikan lantai, dinding serta atap rumah. Selain itu rumah yang struktur bangunannya belum sesuai standar rumah tahap gempa, dapat diperbaiki pula dengan anggaran tersebut. "Ini bantuan untuk perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah [MBR]," katanya.
Dia menyampaikan penerima bantuan tersebut harus memenuhi beberapa persyaratan antara rumah yang akan diperbaiki merupakan kepemilikan pribadi dan merupakan warga berpenghasilan rendah.
"Jadi seluruh RTLH yang tersebar di 17 kapanewon untuk prioritas penanganan dilakukan secara bergiliran, sehingga nantinya 17 kapanewon tersebut bisa tertangani secara merata," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Cokrodiningratan belajar mengolah lele menjadi keripik sebagai inovasi pangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.