PILKADA GUNUNGKIDUL : Djangkung-Endah Naik Gerobak, Immawan Kendarai Motor Sendiri

Djangkung Sujarwadi-Endah Subekti Kuntariningsih saat mengendarai gerobak sapi saat akan mendaftar calon kepala daerah di Kantor KPU Gunungkidul, Senin (26/7/2015). (JIBI/Harian Jogja - David Kurniawan)
28 Juli 2015 10:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Pilkada Gunungkidul tiap balon miliki cara berbeda perkenalkan diri pada khalayak.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Cara-cara unik dilakukan pasangan calon kepala daerah yang mendaftarkan diri ke KPU dalam Pemilihan Kepala Daerah 2015. Hal ini salah satunya digunakan untuk menarik simpatik dari masyarakat.

Di hari pertama pendaftaran Minggu (26/7/2015), pasangan independen Benyamin Sudarmadi-Mustangid dikawal oleh Punakawan. Di hari kedua Senin (27/7/2015), cara berbeda dilakukan oleh pasangan Djangkung Sujarwadi-Endah Subekti Kuntariningsih. Saat mendaftar, pasangan ini dikawal oleh ribuan Sahabat Djangkung-Endah (Sajadah), selain itu pasangan ini juga mengendarai gerobak yang ditarik oleh dua ekor sapi.

Hadir pula di kesempatan itu, sebuah gunungan yang berisi hasil bumi mulai dari aneka sayur mayur, mentimun, kacang-kacangan. Di temui usai pendaftaran, Djangkung Sujarwadi mengatakan penggunaan gerobak ini merupakan bentuk kedekatan terhadap masyarakat.

“Kami juga tadi memberikan ratusan caping untuk pendukung kami sebagai simbolisasi terhadap petani di Gunungkidul,” kata Djangkung kepada wartawan, kemarin.

Dia pun optimistis bisa memenangkan pilkada ini, sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera dari sisi ekonomi. “Kami mohon doa restunya, mudah-mudahan bisa mewujudkan apa yang dicita-citakan selama ini,” tuturnya.

[caption id="attachment_627814" align="alignleft" width="370"]http://images.solopos.com/2015/07/immawan-naik-motor.jpg">Immawan Wahyudi mengendarai sepeda motor saat akan pulang dari pendaftaran calon kepala daerah di Kantor KPU Gunungkidul, Senin (26/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)http://images.solopos.com/2015/07/immawan-naik-motor-370x246.jpg" width="370" height="246" />
Immawan Wahyudi mengendarai sepeda motor saat akan pulang dari pendaftaran calon kepala daerah di Kantor KPU Gunungkidul, Senin (26/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)[/caption]

Sementara itu, kondisi berbeda ditunjukkan pasangan petahana Badingah-Immawan Wahyudi. Saat mendaftar, Immawan Wahyudi mengendarai sepeda motor dengan memboncengkan salah seorang relawan.

Saat memasuki area KPU, dia sempat diingatkan petugas agar tidak memarkir motornya di area parkir mobil. Namun saat tahun yang mengendarai adalan calon wakil bupati yang diusung PAN, Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP, petugas pun mempersilahkannya masuk.

Kepada wartawan, Immawan mengatakan bahwa penggunaan sepeda motor merupakan keinginan pribadi. Hal ini dilakukan untuk lebih mendekatkan kepada masyarakat. “Sebenarnya saya disediakan mobil, tapi saya lebih memilih menggunakan motor,” tutur Immawan.

Dia menjelaskan, rute yang digunakan adalah dari kediaman rumah dinas wakil bupati menuju rumah pribadi Badingah di Jalan Pangarsan, Wonosari, kemudian dilanjutkan menuju kantor KPU di Jalan Lingkar Utara, Piyaman Wonosari.

Usai mendaftar, mantan Ketua DPW PAN DIY ini juga kembali menggunakan sepeda motor untuk pulang ke rumah dinas wakil bupati. “Baiklah saya naik motor lagi,” kata Immawan sambil menuruti permintaan wartawan.