Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Ormas Gafatar telah dibubarkan dan anggotanya dipulangkan ke tempat asal masing-masing
Harianjogja.com, SLEMAN – Ribuan mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (gafatar) telah dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Masyarakat diharapkan mau menerima kembali para mantan pengikut gafatar ini.
Psikolog asal UGM, Prof Kwartarini W. Yuniarti mengatakan bahwa penerimaan oleh keluarga dan lingkungan merupakan cara yang cukup efektif untuk memulihkan kembali eks anggota Gafatar untuk kembali hidup bermasyarakat.
“Jika sudah ada kesadaran untuk kembali maka masyarakat harus menerima. Salah satunya dukungan yang paling pokok adalah dari keluarga, tetangga, serta lingkungan untuk mereka,” jelas Kwartini saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (30/1/2016).
Pendekatan secara psikologis diperlukan untuk para mantan anggota Gafatar ini. Bimbingan secara psikologis perlu diberikan oleh psikolog agar mereka yakin untuk menjalani kehidupan lagi di masyarakat secara normal.
“Bisa saja dilakukan melalui pendekatan realistis dengan meyakinkan mereka bahwa tidak mudah untuk mewujudkan keinginan memperoleh kehidupan yang sempurna seperti yang dijanjikan kelompok Gafatar,” lanjut Kwartarini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.