Advertisement
Siswa SMP Gunungkidul Diberi Penyuluhan Tentang Narkoba
Advertisement
Siswa SMP di Gunungkidul diberi penyuluhan narkoba
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY kembali menggelar kegiatan Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Advertisement
Sebelumnya, pada 27 Januari lalu telah digelar di Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, kali ini SMP N 2 Wonosari yang menjadi tuan rumah untuk kegiatan tersebut, Selasa (2/2/2016).
Sekitar 30 peserta seminar dari 10 SMP di Kabupaten Gunungkidul terlibat dalam Diseminasi tersebut, yakni SMP 1 Girisubo, SMP N 2 Purwosari, SMP N 4 Ngawen, SMP N 1 Panggang, SMP N 3 Ponjong, SMP N 2 Gedangsari, SMP N 2 Saptosari, SMP N 4 Playen, SMP N 3 Semin, SMP N 2 Karangmojo.
Narasumber dalam kegiatan tersebut meliputi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Sudodo, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DIY, Bambang Wiryanto, serta Kasi Pencegahan BNNP DIY, Suharyono.
Dalam seminar, ketiga narasumber menyampaikan betapa pentingnya mengenal dan mengetahui jenis-jenis, bahaya, serta cara untuk menjauhkan diri dari pengaruh narkoba. Karena saat ini kemajuan teknologi yang semakin pesat dapat memberikan kemudahan akses untuk mendapatkan obat-obatan terlarang tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DIY, Bambang Wiryanto, menekankan pentingnya kegiatan tersebut ialah untuk merangkul seluruh peserta didik di Gunungkidul agar sadar akan bahaya narkoba.
"Di provinsi DIY permasalahan penangkapan serta transaksi narkoba sudah rawan sekali. Pemberantasan harus melalui kerjasama aparat, badan narkotika, serta seluruh komponen masyarakat, termasuk memberikan pendidikan sejak dini," kata Bambang Wiryanto, Selasa (2/2/2016).
Salah seorang peserta perwakilan SMP N 2 Karangmojo, Widada, mengaku mendapat banyak pengetahuan dari seminar. Seperti di desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, yang merupakan desa objek wisata Goa Pindul Ia mengkhawatirkan tingkat pariwisata yang kian meningkat akan berdampak pada penyebaran Narkoba melalui wisatawannya.
"Kami jadi mengerti bagaimana mencegah atau mengatasi penyalahgunaan narkoba," kata Widada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Aliran Uang Korupsi K3 Kemenaker Terkuak di Sidang, Capai Ratusan Juta
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Terapkan WFH bagi ASN Mulai Pekan Ini
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
- WFH ASN Bantul Dibatasi, Tidak Semua OPD Bisa Terapkan
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Komunitas Jogja Istimewa di Bantul Langsung Gaet Ribuan Anggota
Advertisement
Advertisement



