Advertisement
MUBENG BERINGHARJO : Pedagang Gula Jawa Paham Cuaca
Advertisement
Mubeng Beringharjo kali ini berhenti di bagian kios gula jawa
Harianjogja.com, JOGJA—Menjadi penjual sayuran, cabai, hingga gula jawa di Pasar Beringharjo harus berbekal pengetahuan kondisi cuaca. Hal itu memiliki hubungan erat terhadap jumlah pasokan dan harga di pasaran.
Advertisement
Salah satu penjual gula jawa di Pasar Beringharjo Kuswardani mengatakan, ketika harga gula jawa naik seperti pertengahan Januari lalu, ia pun memahami penyebabnya. Kenaikan harga itu disebabkan pasokan gula jawa yang berkurang lantaran produksi yang tidak bisa maksimal.
“Itu karena cuaca jadi nira yang dihasilkan sedikit. Jadi harganya menjadi naik,” ujar dia, ketika ditemui di Pasar Beringharjo, Jogja, pekan lalu.
Ia menjelaskan, setelah lama berjualan gula jawa, ia menjadi paham bagaimana proses pembuatan dan kondisi cuaca seperti apa yang mempengaruhi produksi nira yang menjadi bahan dasar gula jawa.
Pengetahuan itu juga berguna ketika ia ditanya oleh konsumen. “Kemarin itu harganya sampai Rp18.000 per kg dari Rp16.000,” ujar dia.
Hal serupa diungkapkan Yani, penjualan sayuran. Ia memahami siklus tanam sayuran mulai dari kentang, kol, wortel, brokoli, hingga selada. Ia juga memahami siklus tanam cabai, bawang merah, hingga bawang putih.
Ia memperhatikan kapan pasokan dari bahan-bahan bangan tersebut yang mengalami pengurangan dan sebaliknya.
Hal tersebut akan menentukan harga. Ketika panen raya dan pasokan melimpah, maka harga akan turun. Sebaliknya, ketika hasil panen mulai berkurang, pasokan pun berkurang. Hal itu akan menyebabkan harga bahan pangan mengalami kenaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
Advertisement
Advertisement




