Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
JIBI/Solopos/Maulana Surya Tuti, 37 menunjukkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di ruang tunggu kantor Askes, Purwosari, Laweyan, Solo, Senin (6/1). Selain peserta pengalihan dari Askes, Jamkesmas, TNI/PoIri dan Jamsostek, masyarakat dapat mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan yang beroperasi pada 1 Januari 2014.
BPJS Kesehatan mengimbau warga lebih aktif.
Harianjogja.com, JOGJA-Sampai saat ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih sering menerima kasus peserta meninggal tanpa ada laporan dari pihak ahli waris seperti. Akibatnyapembaruan data kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi terkendala, terutama bagi peserta yang meninggal di rumahnya.
"Kalau meninggal di rumah sakit mungkin keluarganya tahu ya kalau ini [saudaranya] menggunakan kartu BPJS. Repotnya kalau meninggal di rumah. Ini yang menjadi kendala," ungkap Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) DIY Upik Handayani yang didampingi saat itu didampingi Kepala Unit (Kanit) Penagihan dan Keuangan, Musdaliza Sjukur, Rabu (10/2/2016)
Untuk mengatasi hal ini, ia berharap ada sinkronisasi data kematian antara Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan BPJS Kesehatan.
"Ini bisa disinkronkan dengan Kemendagri agar bisa diturunkan ke Disdukcapil tentang data kematian," ujar Upik.
SMS dari BPJS Kesehatan dikirimkan kepada para peserta yang menunggak pembayaran iuran bulanan. BPJS Kesehatan sendiri memberikan waktu pembayaran mulai tanggal 1-10 setiap bulannya. Lebih dari itu, peserta dikenakan denda sebesar 2%.
Upik menjelaskan, peserta mandiri yang menunggak selama enam bulan akan dinonaktifkan kepesertaannya. Dengan demikian yang bersangkutan tidak berhak lagi mendapat jaminan BPJS Kesehatan. Peserta dapat mengaktifkan lagi jika membayar tunggakan secara utuh plus dendanya.
Sementara itu Musdaliza menambahkan, melihat data capaian pembayaran iuran pada tahun 2015, peserta mandiri belum mencapai target yang ditentukan.
"Target 2015 sebesar 95,1 persen tapi realisasinya baru 75 persen," paparnya.
Sebanyak 25% sisanya merupakan peserta yang menunggak, termasuk peserta yang sudah meninggal tapi tidak ada laporan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.