KESEHATAN REPRODUKSI : PIK Remaja Diharapkan Jadi Pelopor Sosialisasi Kespro

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIKM) Laras Hati menggelar pawai peringatan Hari AIDS se-Dunia di sepanjang Jl. Malioboro, Jogja, Senin (1/12/2014). Pawai itu disertai dengan pembagian brosur berisi informasi dan artikel-artikel tentang kesehatan reproduksi remaja, cara pencegahan HIV/AIDS dan pengobatan HIV/AIDS kepada masyarakat. (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
11 Februari 2016 16:35 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Kesehatan reproduksi untuk remaja menjadi perhatian Badan Pemberdayaan, Pemerintah Desa, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kabupaten Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebanyak 13 kelompok Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja mengikuti lomba PIK Remaja Teladan di Badan Pemberdayaan, Pemerintah Desa, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kabupaten Kulonprogo, Rabu (10/2/2016).

Kader PIK Remaja diharapkan mampu menjadi pelopor penyampaian informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi (kespro) kepada teman sebaya di sekitarnya.

Ketua panitia lomba PIK Remaja, Setyo Bakti Wisnugroho mengatakan, peserta berasal dari delapan kecamatan di Kulonprogo, yaitu Nanggulan, Wates, Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Temon, Kokap, dan Lendah.

Sebanyak enam kelompok dibentuk dan berkegiatan di sekolah, seperti SMK Negeri 1 Nanggulan, SMK Negeri 1 Samigaluh, SMA Negeri 1 Kalibawang, SMA Negeri 1 Girimulyo, SMA Negeri 2 Wates, serta SMA Negeri 1 Temon.

Sedangkan tujuh lainnya adalah PIK R yang berkembangan di tingkat desa, di antaranya Sogan Kecamatan Wates, Ngargosari Kecamatan Samigaluh, Donomulyo Kecamatan Nanggulan, Temon Wetan Kecamatan Temon, Giripurwo Kecamatan Girimulyo, Bumirejo Kecamatan Lendah, dan Hargomulyo Kecamatan Kokap.

Setyo memaparkan, setidaknya ada tiga aspek utama yang dinilai tim juri. Selain materi presentasi berupa laporan kegiatan yang telah dilakukan, tim juri juga akan memperhatikan kualitas sarana dan prasarana serta pengembangan jaringan kerja sama dengan pihak terkait. “Beberapa kegiatan inovasi atau hasil produk kelompok juga bisa ditampilkan sebagai bukti nyata,” kata Setyo.

Setyo mengungkapkan, lomba PIK Remaja digelar untuk menyongsong peringatan Hari Keluarga XXIII 2016. Dia lalu mengatakan, BPMPDPKB Kulonprogo juga menyelenggarakan sejumlah lomba lain yang menyasar kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Keluarga Harmonis Sejahtera (KHS), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), Kelompok Asuh Keluarga Binangun (KAKB), hingga lomba KB Lestari dan Lansia idol.

Sementara itu, Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan KB dan Kesehatan Reproduksi BPMPDPKB Kulonprogo, Mardiya menambahkan, PIK Remaja diharapkan menjadi pelopor dalam upaya sosialisasi dan penyampaian informasi seputar kespro, terutama kepada teman sebayanya. Mardiya juga berharap bisa mengandalkan para kader sebagai teladan bagi para remaja yang berani menyusun dan memiliki perencanaan matang terhadap masa depan.

“Tidak hanya belajar giat untuk menggapai cita-cita, tapi juga mampu menjauhi perilaku negatif yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” ungkap Mardiya.