Kisah Hermanto Tanoko Akuisisi Taman Dayu Usai Istri Dilarang Foto
Hermanto Tanoko mengakuisisi Taman Dayu melalui Tancorp dan Tanrise Property. Simak kisah istri ditegur satpam hingga strategi bisnisnya.
Salah satu gerabah hasil kerajinan salah satu pengrajin yang dijual di gerai Timbul Kasongan, Rabu (22/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai diberlakukan, sektor industri kerajinan dianggap menjadi basis utama untuk menghadapinya 083840389656
Harianjogja.com, JOGJA- Industri kerajinan dinilai mampu menjadi basis produksi utama terutama untuk menghadapi masyarakat ekonomi asean (MEA). Sayangnya, kontribusi ekspor di sektor usaha kerajinan (craft) masih rendah sehingga perlu ditingkatkan.
Data Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) menyebutkan, pada 2015 lalu nilai ekspor craft dan furnitur secara nasional mencapai US$2 miliar naik sedikit dibandingan posisi 2014 US$1,3 miliar. Nilai total ekspor craft dan furnitur itu menurut AMKRI masih lebih rendah dari ekspor Vietnam yang mencapai US$4 miliar.
"Dari nilai ekspor 2015 itu, produk kerajinan hanya menyumbang porsi sekitar US$800 juta saja," kata Ketua AMKRI DIY, Heru Prasetyo di kantornya jalan Palagan, Sleman, Senin (15/2/2016).
AMKRI, katanya, tahun ini menargetkan pertumbuhan ekspor hingga nilai US$5 miliar. Hal itu tentunya butuh perjuangan ekstra keras dengan dukungan dari perajin, stakeholder, termasuk pemerintah di daerah-daerah, termasuk di Sleman. "Kami akan menyiapkan program-program yang bisa mendorong tercapainya target tersebut," kata Heru.
Dia mengakui, para pengusaha dan pengrajin produk kerajinan di daerah termasuk Sleman, ingin sektor ini tumbuh lebih kencang. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah dengan merubah mindset yang di antaranya mencakup persoalan nilai jual produk.
Konsumen sejauh ini masih menilai produk-produk kerajinan daerah sebagai barang yang bernilai jual murah atau rendah. Ketika produk itu dibeli buyer dari luar negeri, nilai jualnya meningkat lebih mahal hingga lima kali lipat dengan finishing ulang.
"Pandangan tersebut keliru dan harus diubah supaya tidak merugikan pengrajin daerah. Kuncinya terletak pada upaya menciptakan good desaign [desain yang bagus], good product [produk unggul], dan good market [pemasaran tepat]," kata Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hermanto Tanoko mengakuisisi Taman Dayu melalui Tancorp dan Tanrise Property. Simak kisah istri ditegur satpam hingga strategi bisnisnya.
Kemenko Pangan meninjau kesiapan tujuh KDKMP di Magelang. Pasokan bahan pokok tersedia, sementara BNI Agen46 menghadirkan layanan mini bank untuk memudahkan tra
RSUD Dr Soetomo Surabaya menangani dua korban kebakaran Bromo yang mengalami luka bakar serius. Empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Bank Jateng meraih penghargaan Kinerja Pembayaran Pensiun Terbaik Kategori Dapem Menengah dari PT TASPEN (Persero) atas kontribusinya dalam meningkatkan kualita
KPK menyita uang tunai Rp1,9 miliar dan tong biru yang diduga digunakan Bupati Klaten Hamenang untuk menyimpan uang.
Gunungkidul mendapat tambahan bantuan benih jagung seluas 1.000 hektare untuk mendukung program ketahanan energi dan pengembangan bioetanol.