Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Gelombang tinggi tampak bergulung-gulung di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (24/8/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Wisatawan tenggelam terjadi di Pantai Baron
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Peristiwa wisatawan tenggelam terjadi Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari, Minggu (17/4/2016) siang pukul 14.10 WIB. Supriyadi, pengunjung asal Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah ditemukan tewas tenggelam.
Peristiwa ini bermula saat korban bermain dengan delapan temannya. Nahas karena terlalu ke tengah, ia pun terseret ombak dan tenggelam.
“Mendapati ada pengunjung yang hilang, kami langsung melakukan pencairan,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto.
Dia menjelaskan, proses pencarian sempat mengalami kendala, karena keruhnya air akibat bajir dari sungai bawah tanah.
“Pencarian dibantu dengan menggunakan kapal jukung milik nelayan. Korban ditemukan setelah mengambang dan terseret arus,” kata Suris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Trailer terbaru Memburu Pemangsa ungkap investigasi empat jurnalis yang berubah menjadi teror demonologi. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina.
Kenali 7 tanda laptop mulai ketinggalan teknologi, dari performa lambat, baterai boros hingga tak mendapat pembaruan keamanan. Kapan harus ganti?
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.