Advertisement
TAWURAN JOGJA : Gara-gara Salah Paham, Syukuran Wisuda Berujung Bentrok, 1 Mobil Rusak
Advertisement
Tawuran Jogja terjadi di sebuah kafe di Depok.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Aksi tawuran tidak dapat terelakkan dari dua kelompok masa saat menggelar acara syukuran wisuda kelulusan di sebuah kafe di Jalan Babarsari, Depok, Sleman, Rabu (7/9/2016) dinihari.
Advertisement
Kapolsek Depok Barat, Kompol Sodikin Fahrojin Nur menyampaikan awal kesalahpahaman kedua kelompok tersebut bermula saat mereka menghadiri acara syukuran wisuda salah seorang kawan mereka. Selang beberapa waktu kemudian, terjadi percekcokan dan kesalahpahaman di antara mereka sehingga keributan dan tawuran dengan aksi saling lempar batu dan botol di depan kafe tidak bisa dihindarkan.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/09/07/tawuran-sleman-syukuran-wisuda-berujung-bentrok-751374">TAWURAN SLEMAN : Syukuran Wisuda Berujung Bentrok )
Fahrojin menambahkan saat kejadian dalam waktu bersamaan ada sebuah mobil Toyota Innova dengan plat nomor B 1618 UBB melintas, mobil yang dikendarai Muhammad Fitroh kemudian mengalami kerusakan pecah kaca karena lemparan batu.
Mendapat laporan adanya aksi tawuran, petugas kepolisian Depok Barat segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian langsung melerai aksi tawuran tersebut dan membawa beberapa orang dari dua belah pihak ke Mapolsek Depok Barat.
"Ada beberapa orang dari masing-masing kelompok yang mengalami luka karena luka-luka lalu dibawa ke Rumas Sakit untuk mendapat perawatan," ujarnya.
Di Mapolsek kedua belah pihak dipertemukan dan telah disepakati untuk berdamai. Pihak kepolisian lalu meminta untuk kedua kelompok tidak mengulangi tindakan tersebut dan bagi korban yang mengalami luka akan ditanggung oleh masing-masing kelompok.
"Sementara untuk kerusakan mobil warga, masih dirundingkan oleh mereka untuk ganti ruginya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dipecat karena Kasus Gamelan, Mantan Dukuh di Bantul Layangkan Somasi
- Emas dan Uang Rp46,8 Juta Raib, Polisi Selidiki Pencurian di Kokap
- Kantor Love Scam di Sleman Raup Omzet Rp10 Miliar per Bulan
- Kejari Bantul Periksa Pihak Bank Terkait Dugaan Korupsi di Wonokromo
- Ribuan Warga Gunungkidul Dapat Bansos Makan Gratis Selama Sebulan
Advertisement
Advertisement





