Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sejumlah siswa bermain mainan tradisional egran di Halaman SD Muhammadiyah Miliran dalam rangka HUT Kota Jogja, Jumat (7/10/2016). (JIBI/Harian Jogja/ IST-IbnuKepala SD Muhammadiyah Miliran Ibnu Mubarok)
HUT Kota Jogja dirayakan sebuah sekolah dengan memperkenalkan dolanan bocah
Harianjogja.com, JOGJA -- Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Miliran Kota Jogja menggelar kegiatan dolanan tradisional dalam rangka memperingati HUT Kota Jogja ke-260, Jumat (7/10/2016). Ratusan siswa bersemangat mengikuti kegiatan yang digelar di kompleks sekolah berlokasi di Jalan Kenari, Umbulharjo, Kota Jogja itu.
Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala SD Muhammadiyah Miliran Ibnu Mubarok menjelaskan, lahirnya Kota Jogja penuh dengan sejarah budaya masa lampau yang memiliki nilai luhur. Momentum HUT diperingati setahun sekali, sengaja diikuti sekolahnya dengan penuh semangat berbudaya seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, pada 2016 ini, pihaknya menampilkan suasana beda. Selain siswa harus berpakaian adat Jawa, mereka juga diminta untuk ikut serta bermain mainan tradisional. Sekolah membebaskan siswa dari kegiatan belajar mengajar kemudian siswa diberikan ruang untuk bermain mainan tradisional tersebut.
"Sekolah sudah menyiapkan mainan tradisional, anak-anak tinggal memainkan di sekolah secara bersama-sama," terangnya kepada Harian Jogja, Jumat (7/10/2016).
Mainan tradisional itu terdiri atas dakon, egrang, bekelan dan gangsing. Siswa memainkannya dengan masih mengenakan pakaian tradisional Jawa. Menurut Ibnu, keberadaan mainan tradisional yang nyaris tak tersentuh oleh anak-anak perlu kembali dikenalkan kepada siswa melalui momentum HUT Kota Jogja. Sebagian besar anak usia SD saat ini lebih sering ditemukan mampu menggunakan gadget. Penggunaan mainan tradisional sebagai upaya memperkenalkan kepada anak-anak agar terbiasa bagi yang jarang memainkannya. Padahal mainan tradisional itu memiliki nilai luhur seperti egrang bisa mengajarkan kesabaran ketika berjalan.
"Permainan disesuaikan, kalau egrang bagi siswa yang sudah besar seperti kelas lima atau enam. Sebagian besar siswa merasa enjoy dengan permainan [tradisional] itu," tegasnya.
Selain bermain mainan tradisional, para siswa juga diajak menyanyikan lagu tradisional Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Lando Norris mengkritik sejumlah pembalap setelah DNF di GP Azerbaijan akibat terlibat tabrakan dengan Franco Colapinto dan Pierre Gasly.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Menpar Widiyanti membuka WIG 2026 di Solo untuk mengangkat gastronomi Indonesia dan membawa kuliner lokal ke tingkat internasional.
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Satgas MBG Sleman membahas penguatan SOP SPPG usai audiensi Warga Peduli Anak dengan DPRD Sleman terkait dugaan keracunan pangan.