WISATA GUNUNGKIDUL : Usai Kecelakaan, Operasional Pindul Tutup Dua Hari

Situasi di area masuk Gua Pindul terlihat sepi dan tidak ada seorang pun yang beraktivitas di salah satu destinasi unggulan di Gunungkidul ini. Selasa (11/10/2016). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
11 Oktober 2016 19:55 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Wisata Gunungkidul di Gua Pindul ditutup dua hari

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Obyek Wisata Gua Pindul, Desa Bejiharjo, Karangmojo ditutup selama dua hari, mulai Selasa (11/10/2016) hingga Rabu (12/10/2016)

Penutupan dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas tewasnya Giyo, mengantarkan wisatawan untuk menyusuri gua tersebut.

Pantauan yang dilakukan Harianjogja.com, Selasa, suasana di sekitar obyek wisata Gua Pindul terlihat sepi. Tak ada aktivitas berarti, karena pemandu atau pun pengelola di beberapa operator tidak ada yang menerima tamu dan hanya sebatas duduk-duduk santai atau sekadar melakukan obrolan ringan.

Hal yang sama juga terlihat di area pintu masuk Gua Pindul, tak ada seorang pun yang ada di kawasan tersebut. Di hari biasa, area itu sudah banyak lalu lalang wisatawan atau pun pemandu yang ingin menyusuri  gua sepanjang 300 meter itu.

Salah seorang pedagang makanan di sekitar Gua Pindul, Wati membenarkan adanya penutupan penerimaan tamu sejak kemarin. Hal itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Giyo, seorang pemandu senior yang ditemukan tewas tenggelam di area sumber Banyumoto yang ada di mulut keluar Gua Pindul, Senin (10/10/2016) siang.

“Kalau sampai kapan penutupannya saya tidak tahu. Yang jelas, hari ini tidak ada satu pun operator yang melayani pengunjung untuk susur Gua Pindul,” katanya, kemarin.

Hal senada diungkapkan oleh Joko, salah seorang marketing di Tunas Wisata. Menurut dia, pasca ditemukannya jasad Giyo, seluruh operator bersepekat untuk melakukan masa berkabung dengan melakukan penutupan jasa pelayanan wisata selama dua hari.

“Penutupan itu berlangsung mulai hari ini hingga besok,” katanya.