LELANG JABATAN : 7 Pelamar Sekda Gunungkidul Gagal Uji Kompetensi, Terpilih 4 Nama

19 Oktober 2016 11:40 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Lelang jabatan Sekda Gunungkidul menyisakan empat nama

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proses tahapan seleksi Sekretaris Daerah Gunungkidul memasuki tahap akhir. Dari sebelas pelamar, saat ini tinggal menyisakan empat kandidat saja.

Nama-nama yang lolos ke tahap selanjutnya antara lain Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Energi Sumber Daya Mineral (Disperindagkop ESDM) Hidayat, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Syarief Armunanto, Sekretaris DPRD DIY Drajat Ruswandono dan Sekretaris KPU DIY Retno Setijowati.

Sementara itu, tujuh nama lainnya seperti Kepala Dishubkominfo Gunungkidul Purnamajaya, Kepala Dishubkominfo Kulonprogo Nugroho, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Azman Latif, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tommy Harahap, Asisten III Bidang Administrasi Umum Anik Indarwati, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Widodo dan Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan Siwi Iriyanti harus tersingkir dalam pertarungan.

Hal itu terjadi karena ketujuh calon ini dinyatakan gagal dalam proses asesement yang dilakukan oleh tim dari BKN Regional DIY pada pertengahan minggu lalu.

Anggota Sekretariat Pansel Seleksi Sekda Gunungkidul Arif Kuncahyo membenarkan jika dari sebelas pelamar sekda mengerucut menjadi empat kandidat saja. Hasil ini muncul setelah dilakukan proses assessment oleh tim dari BKN. “Nama-nama yang lolos ke tahap berikutnya juga sudah kami umumkan di web Pemkab Gunungkidul,” kata Arif kepada wartawan, Selasa (18/10/2016).

Menurut dia, sesuai dengan tahapan yang ada, nama-nama yang lolos seperti Kepala Disperindagkop ESDM Hidayat, Kepala Bappeda Syarief Armunanto, Sekretaris DPRD DIY Drajat Ruswandono dan Sekretaris KPU DIY Retno Setijowati masih harus melakukan dua tes lagi. Tes yang pertama, para kandindat ini akan dilihat rekam jejak yang dimiliki, sedang tes yang kedua mereka akan melakukan uji gagasan dengan tim pansel.

“Uji gagasan ini berkaitan dengan visi misi yang dibuat dan diserahkan sebagai salah satu persyaratan untuk maju. Dalam tes ini, visi misi yang dimiliki akan dikupas habis oleh pansel,” kata Kepala Bidang Mutasi BKD ini.

Rencana setelah dilakukan uji gagasan dan rekam jejak, tim pansel akan menyerahkan kandidat yang nantinya akan dipilih bupati untuk menjadi sekda definitive. “Kalau masalah nama itu urusan pansel. Yang jelas sesuai jadwal yang ada, penyerahan ke bupati akan dilakukan antara 15-28 Oktober mendatang,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala DTPH Gunungkidul Azman Latif mengakui jika dirinya termasuk sebagai salah satu pelamar yang gagal dalam uji kompetensi yang dilakukan oleh tim BKN. Dia pun menerima hasil itu dengan lapang dada karena tim assessor telah bekerja dengan maksimal dan professional.

“Meksi tidak lolos, saya bisa bersyukur karena diberikan kesempatan untuk ikut tes tersebut,” kata Azman.