PUNGLI JOGJA : 3 Instansi Perizinan di 3 Wilayah Dibidik, Mana Saja?

28 Oktober 2016 04:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Pungli Jogja berusaha dibersihkan dengan membentuk sebuah tim

Harianjogja.com, JOGJA -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY membidik tiga instansi pemerintah yang bergerak di bidang perizinan karena melakukan dugaan pungutan liar atas aduan masyarakat. Kejati menyiapkan sumber daya manusia yang cukup untuk menjadi bagian dari tim sabu bersih pungutan liar (Saber Pungli) di DIY.

Menurut Kepala Kejati DIY Tony Spontana, instansi pemerintah yang diadukan telah melakukan pungli tersebut berada di tiga kabupaten/kota di DIY dengan tempat berbeda. Sayangnya, Tony tak bersedia menyebutkan wilayah tersebut. Tetapi ia memberikan catatan, instansi yang melakukan pungli tersebut seluruhnya mengurusi layanan publik di bidang perizinan.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/27/pungli-jogja-kebijakan-pemberantasan-pungli-dirumuskan-pekan-depan-763922">PUNGLI JOGJA : Kebijakan Pemberantasan Pungli Dirumuskan Pekan Depan)

"Hampir semua di perizinan, instansi yang memberikan layanan publik, kebetulan tiga dari lima wilayah kabupaten/kota," kata dia, Kamis (27/10/2016)

Dengan adanya aduan tersebut akan menjadi referensi utama bagi Tim Saber Pungli di DIY untuk menyasar instansi yang menjadi objek aduan tersebut.

"Nanti mungkin bisa jadi bahan untuk sasaran tim saber pungli di daerah. Kita baru menerima surat pengaduan bahwa di instansi di lembaga ini praktek pungli yang harus diberantas," ucapnya.

Meski masih menunggu arahan dari Gubernur DIY, terkait pemberantasan pungli di daerah, pihaknya sudah memerintahkan para Kepalak Kejaksaan Negeri di kabupaten/kota untuk mengidentifikasi sekaligus memetakan instansi yang rawan pungli.

"Sekaligus apakah perlu diklarifikasi atau tindaklanjuti langsung terhadap penanganan itu, sekarang sudah dipetakan dulu mana instansi lembaga memberikan pelayanan umum yang rawan pungli," kata dia.

Dalam Saber Pungli di Kejati DiY, dipimpin oleh Kasi Pidana Umum dan telah disiapkan SDM yang memadai. "Jumlah [tim] nanti menyesuaikan kebutuhan, yang jelas kami menyiapkan sumber daya yang cukup menyesuaikan dengan struktur Saber Pungli di daerah. Sembari menunggu arahan Gubernur," imbuh dia.