Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Peserta Gladi Lapang dan Seminar Implementasi Hospital Disaster Plan, Code Blue, dan Sistem Triase, saat mengikuti simulasi penanganan korban bencana di RSUD Sleman, Sabtu (29/10/2016). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Rumah sakit se-DIY Jawa tengah harus bersatu saat terjadi bencana
Harianjogja.com, SLEMAN- Hospital Disaster Plan (HDP) menjadi satu kesatuan dalam penanganan bencana di suatu wilayah. Diharapkan seluruh rumah sakit menerapkan HDP saat bencana terjadi.
Direktur RSUD Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, rumah sakit menjadi salah satu unsur penting dalam penanggulangan bencana. Terutama saat masa tanggap darurat bencana diterapkan. Instalasi gawat darurat atau IGD, lanjut Joko, merupakan unit terdepan RS selama tanggap darurat berlangsung.
"Para petugas tentu harus dibekali pemilahan terhadap korban bencana [Triase] berdasarkan keadaan ABC [Airway, Breathing, dan Circulation]," kata Joko saat Gladi Lapang dan Seminar Implementasi Hospital Disaster Plan, Code Blue, dan Sistem Triase, Sabtu (29/10/2016).
Ketua Pusat Bantuan Kesehatan (Pusbankes) 118 DIY Hendro Wartatmo menjelaskan, Pusbankes 118 sebagai organisasi ambulan gawat darurat se-DIY melaksanakan kegiatan gladi rutin dua kali setahun. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
"Berkaca dari kejadian erupsi Merapi 1994 di mana dalam penanganan bencana waktu itu respon penanganan medis rumah sakit se DIY kurang terkoordinasi. Pada 1996, dibentuklah Pusbankes 118 untuk mempermudah koordinasi seluruh rumah sakit di DIY," katanya.
Bersambung halaman 2
Hendro menambahkan, penerapan HDP disetiap rumah sakit, menentukan kualitas pelayanan dan merespon penanganan bencana dengan baik. Jika masing-masing rumah sakit menerapkan HDP, maka penanganan medis selama tanggap bencana akan menghasilkan dampak yang bagus pula.
"Misalnya, menurunnya morbiditas dan mortalitas korban bencana. Dalam gladi, kami mensimulasikan bagaimana proses evakuasi pasien dari lapangan ke rumah sakit melalui ambulan," ujar dia.
Ketua Panitia Kegitana Joko Anggono mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 37 ambulan dari Rumah Sakit se DIY dan Jateng. Jumlah peserta lebih dari 250 orang. Selain mengikuti seminar, peserta juga diajak mengunjungi lokasi Huntap Pagerjurang, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman.
"Kami berharap para peserta dapat bersama-sama mengetahui dan berdiskusi pengalaman dalam membuta dan mengembangkan HDP," kata Anggono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.