KECELAKAAN LAUT : Tren di Gunungkidul Meningkat, ada Apa?

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTOPENCARIAN KORBAN: Anggota SAR gabungan dari SAR, Polairud dan TNI AL mempersiapkan segala perlengkapan pertolongan sebagai upaya pencarian korban di sepanjang pantai Parangtritis dan Parangkusumo untuk melakukan pencarian terhadap tiga wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut di pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Senin (7/3). Ketiga wisatawan yang tergulung ombak pantai selatan Minggu (6 - 3) itu hingga saat ini belum diketemukan, tim SAR yang melakukan pencarian terken
24 November 2016 02:20 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

Kecelakaan laut mengalami peningkatan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Tren kecelakaan laut di Gunungkidul meningkat beberapa tahun terakhir. Kenaikan kasus kecelakaan laut seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke wilayah ini.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gunungkidul yang menaungi lembaga Search and Rescue (SAR) mencatat, sejak Januari hingga Oktober tahun ini tercatat 56 kasus kecelakaan laut yang tersebar di berbagai objek wisata pantai.

“Dari 56 kasus tersebut, ada 96 korban, dua diantaranya meninggal dunia, satu lagi hilang belum ditemukan sampai sekarang. Sedangkan jumlah korban yang dapat diselamatkan ada 65 orang,” kata Kepala Kantor Satpol PP Gunungkidul Agus Hartadi, Rabu (23/11/2016).

Dibandingkan 2015 dan 2014, terjadi peningkatan jumlah kasus kecelakaan laut di Gunungkidul. Pada 2014 misalnya, data media ini merekam jumlah kasus kecelakaan laut sebanyak 36 kejadian. Kecelakaan laut tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia dan 65 lainnya dapat diselamatkan.

“Tahun 2015 jumlah kejadian tidak sampai 50-an kasus, tapi bila diperhatikan, ada tren kenaikan jumlah kasus kecelakaan laut antara tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya lagi.