HARGA KEBUTUHAN POKOK : Harga Rata-Rata Cabai Rawit Kembali Naik

Pedagang cabai di Pasar Beringharjo, Sut, menjual cabai merah keriting dan cabai rawit yang kini harganya naik Rp5.000 per kg, Jumat (4/3/2016).(Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
26 November 2016 15:20 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harga kebutuhan pokok untuk komoditas cabai kembali naik

Harianjogja.com, JOGJA--Bahan pangan cabai rawit masih menunjukkan harga yang tinggi. Pasokan yang berkurang membuat harga rata-rata bahan pangan ini kembali terkerek.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yuna Pancawati mengatakan, harga cabai rawit hijau mengalami kenaikan 1,85% atau Rp667 per kg.

Harga cabai rawit hijau sebelumnya Rp35.333 per kg kini menjadi Rp36.000 per kg. Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan 1,46% atau Rp667 per kg dari Rp45.000 per kg menjadi Rp45.667 per kg.

"Sementara itu harga cabai merah keriting mengalami penurunan sebesar 1,28 persen atau Rp667 per kg. Harga cabai merah keriting turun dari Rp52.667 per kg menjadi Rp52.000 per kg," kata dia, Jumat (25/11).

Harga beras untuk IR II juga megalami penurunan yakni sebesar 1,08% atau Rp100 dari Rp9.433 per kg menjadi Rp9.333 per kg. Harga bawang putih juga turun dari Rp37.667 per kg menjadi Rp37.333 per kg. Artinya, bawang merah mengalami penurunan harga Rp334 per kg atau 0,89%.

Sementara itu, harga bumbu dapur cenderung stabil. Salah satu penjual bumbu dapur di Pasar Beringharjo, Jogja Komariah mengatakan, jahe harganya Rp10.000 per kg, lengkuas, serai, dan kunyit Rp5.000 per kg, daun jeruk dan jeruk purut Rp15.000 per kg. Pembeli langganannya datang dari berbagai kalangan mulai dari ibu rumah tangga, pengusaha makanan, hingga supermarket.

"Setiap hari ini ada petugas dari satu supermarket di Jogja yang mengambil pesanan. Untuk supermarket saja saya harus menyediakan rata-rata lengkuas sebanyak 30 kg, daun jeruk 4 kg, jahe sekitar 20 kg hingga 50 kg," kata dia.