Advertisement
TRADISI SLEMAN : Besok, Warga Tempursari Menggelar Kenduri Banyu Udan
Advertisement
Tradisi Sleman berupa Kenduri Banyu Udan akan digelar Minggu (27/112016)
Harianjogja.com, SLEMAN- Berawal dari rasa keprihatinan masyarakat dengan kondisi alam yang bisa dikatakan mulai rusak Warga Dusun Tempursari, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, akan melaksanakan prosesi 'Kenduri Banyu Udan', Minggu (27/11/2016).
Advertisement
Ketua Panitia kegiatan, Kamaludin, mengatakan kegiatan prosesi kenduri tersebut nantinya akan dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat di Desa Tempursari.
"Ini bentuk keprihatinan warga, banyaknya penambangan pasir di sungai, eksploitasi air tanah dengan pembangunan hotel-hotel dan bangunan yang menjulang tinggi. Semakin hari air tanah semakin dieksploitasi. Sementara belum banyak masyarakat mau untuk memanfaatkan air hujan," katanya, Jumat (25/11/2016).
Dikatakannya, dengan kegiatan kenduri ini diharapkan warga akan lebih peduli dan memahami pemenuhan kebutuhan air dengan air hujan. Sama halnya dengan air tanah, sebenarnya masyarakat bisa memanfaatkan air hujan.
Lebih lanjut Kamaludin mengatakan, serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Minggi tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti Talk Show 'Kenduri Banyu Udan' dengan narasumber dari universitas Gadjah Mada dan Komunitas Banyu Bening, kemudian pentas kreatif dari siswa SMKI, Kirab Budaya, dan acara Inti Kenduri Banyu Udan yang akan diikuti oleh seluruh masyarakat dusun Tempursari.
Lebih lanjut Kamaludin menjelaskan mengenai makna dari kenduri itu sendiri, kata dia, kenduri ini dalam bentuk teaterikal yang mengkapanyekan mengenai pemanfaatan air hujan bagi masyarakat. Sebagaimana menurut warga air hujan juga merupakan berkah dan rezeki dari Tuhan yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
"Air hujan sebetulnya sangat bermanfaat, namun ketika manusia salah dalam memanfaatkannya atau tidak memanfaatkannya sama sekali maka air hujan akan menjadi mubazir yang terkesan justru menjadi musibah," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
Advertisement
Advertisement




