WISATA BANTUL : TPR Pantai Depok Sempat Dialihkan ke Parangtritis

Penumpukan kendaraan terjadi di sekitar lokasi TPR Pantai Parangtritis, Minggu (25/12) siang. (Harian Jogja - Arief Junianto)
26 Desember 2016 09:55 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Wisata Bantul diburu warga pada libur Natal 2016

Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bantul AKP Supriyantoro mengakui, skenario rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkannya, ternyata benar-benar direalisasikan.

Melihat volume kendaraan mulai meningkat, Minggu (25/12/2016) sekitar pukul 12.00, pihaknya pun memutuskan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas itu di sekitar lokasi TPR Pantai Parangtritis.

Rekayasa lalu lintas itu adalah berupa dengan pengalihan jalur kendaraan dari arah selatan menuju ke arah TPR. Kendaraan yang mengarah ke Utara dialihkannya ke arah barat dan keluar melalui TPR Pantai Depok.

Dengan adanya pengalihan jalur itu, maka ia pun meminta petugas instansi terkait untuk mengalihkan personel TPR Pantai Depok ke TPR Pantai Parangtritis. Dengan tambahan beberapa personel, maka jumlah personel yang bertugas di  TPR Pantai Parangtritis pun menjadi sekitar 37 orang. "Itu termasuk petugas dari Polisi dan TNI," katanya.

Sementara dari pantauan Harianjogja.com di lapangan, Minggu (25/12/2016) mulai pukul 16.00,  terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik sepanjang jalur Jalan Parangtritis sejak wilayah Tembi hingga TPR Pantai Parangtritis. Beberapa titik itu antara lain Simpang Tiga Tembi, Simpang Empat Bakulan, Simpang Empat Kretek, sekitar Jembatan Kretek dan sekitar TPR Pantai Parangtritis.

Tak hanya itu, penumpukan arus kendaraan juga terjadi di sekitar Mangunan, Kecamatan Dlingo. Hal ini pun diakuinya sudah diprediksi sebelumnya, mengingat popularitas sejumlah objek wisata di Mangunan meman mengalami peningkatan dalam waktu 1-2 tahun terakhir. "Di beberapa titik itu, kami sudah pasang barrier pemisah jalur," tambah Supriyantoro.