Advertisement
Pendirian Sekolah Budi Pekerti Dibahas di Dewan
Advertisement
Sekolah Budi Pekerti terus dipersiapkan
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY dan DPRD DIY menanggapi rencana Yayasan Danurweda yang akan mendirikan sekolah budi pekerti. Sekolah dengan konsep nonformal mengajarkan nilai luhur kehidupan ini dibahas di Komisi D DPRD DIY, Selasa (16/5/2017).
Advertisement
Wakil Kepala Dinas Kebudayaan DIY Singgih Raharjo mengapresiasi Yayasan Danurweda yang memiliki ide mendirikan sekolah budi pekerti. Ia menilai, hal itu merupakan cita-cita yang luhur karena salahsatu tujuan pendidikannya membentuk generasi yang berbudaya. Apalagi saat ini, banyak masyarakat yang bertindak tidak mencerminkan budaya yang ada. "Kami mengapresiasi gagasan pendirian sekolah [budi pekerti]," ungkapnya dalam pertemuan itu kemarin.
Ketua Yayasan Danurweda Danu Handoko dalam kesempatan itu mengajukan sejumlah permohonan, seperti pemintaan pembebasan lahan menggunakan dana hibah dari dana keistimewaan. Selain itu ia berharap pula ada hibah bangunan hingga kemudahan perizinan baik dari Pemda DIY dan Pemkab Sleman.
"Sekolah budi pekerti ini nantinya merupakan nonformal dengan konsep di alam terbuka. Kami memberikan ajaran piwulang luhur, seperti cerita rakyat, agama, tembah dan nilai budaya lainnya seperti wayang juga batik," ungkap dia.
Menurutnya Yayasan Danurweda telah berdiri sejak dua tahun silam. Saat ini menempati lahan seluas satu hektare di Purwomartani, Kalasan, Sleman. Sekolahnya menyasar anak usia lima tahun hingga orangtua. "Saat ini nomenklatur masih sebagai taman budaya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Mulai Pekan Ini, Car Free Day Tetap Lanjut
- Jadwal KRL Palur-Jogja 7 April 2026 Lengkap dari Pagi hingga Malam
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Cuaca Tak Menentu di Jogja, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang
Advertisement
Advertisement




