Warga Lereng Merapi Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Warga Kepuharjo memperbaiki jalan kabupaten sepanjang 73 meter di Dusun Batur, Kopeng, Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, secara swadaya pada Minggu (14/5 - 2017). (Foto Istimewa)
17 Mei 2017 20:20 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Warga swadaya memperbaiki jalan kabupaten yang rusak

Harianjogja.com, SLEMAN- Kerusakan jalan di kawasan rawan bencana (KRB) Merapi tepatnya Dusun Batur, Kopeng, Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, selama ini belum tersentuh perbaikan. Wargapun swadaya memperbaiki jalan kabupaten yang rusak tersebut.

Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto menjelaskan, sebenarnya warga sudah berkali-kali mengajukan anggaran perbaikan jalan yang rusak tersebut. Karena statusnya merupakan jalan kabupaten, pengajuan perbaikan diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUP-KP) Sleman.

"Sayangnya, berkali-kali diajukan agar segera diperbaiki belum juga di setujui. Akhirnya warga swadaya memperbaikinya," kata Heri kepada Harianjogja.com, Senin (15/5/2017).

Perbaikan jalan tersebut, lanjutnya, dilakukan oleh seluruh warga Kepuharjo melalui kerja bakti yang digelar pada Minggu (14/5/2017) kemarin. Panjang jalan yang diperbaiki mencapai 73 meter. Jalan tersebut dicor dengan dana swadaya sebesar Rp80 juta.

Sejak erupsi 2010 lalu, katanya, warga berupaya melakukan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah sana secara swadaya. "Karena keterbatasan dana, perbaikan jalan kabupaten itu hanya bisa dilakukan secara bertahap," katanya.

Sampai saat ini, lanjut Heri, masih banyak ruas terutama di sepanjang jalur penghubung Dusun Kopeng, Kepuharjo, dan Dusun Tangkisan, Umbulharjo yang rusak. Padahal, jalan penghubung antar dusun itu merupakan sarana penting untuk menunjang perekonomian masyarakat.

Jalan sepanjang empat kilometer dari Dusun Kopeng hingga Tangkisan itu juga berfungsi sebagai akses menuju perkebunan kopi yang terletak di Dusun Petung milik sebagian warga.

"Sampai saat ini masih banyak jalan kabupaten yang rusak, termasuk jalan menuju wisata, belum terjamah," kata Heri.

Kepala Bidang Binamarga DPUP-KP Sleman Jenu Santoso hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Namun sebelumnya, Janu mengaku jika DPUP-KP Sleman memiliki data kerusakan jalan-jalan kabupaten yang akan diperbaiki tahun ini.

Menurutnya, pemeliharaan dan perbaikan jalan yang rusak tetap didasarkan pada skala prioritas. Dari sekitar 690,29 km panjang jalan kabupaten sekitar12 % membutuhkan peningkatan dan sekitar 35% membutuhkan pemeliharaan berkala.