Jadwal SIM Keliling Sleman 19 Mei 2026: Mitra 10 Jadi Lokasi Layanan
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Salahsatu kelompok peserta jenjang SMA yang mengikuti Kemah Ilmiah TIK melakukan proses pengambilan gambar di sela-sela banyaknya pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka, Selasa (23/5/2017)(Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Kemah Ilmiah TIK diikuti ratusan pelajar dari berbagai jenjang
Harianjogja.com. JOGJA -- Ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB mengikuti kegiatan Kemah Ilmiah TIK yang digelar oleh Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) DIY di Kebun Binatang Gembira Loka, Warungboto, Kotagede, Kota Jogja, Selasa (23/5/2017). Melalui berbagai jenis perlombaan berbasis teknologi informatika, para pelajar diajak mengeksplorasi Kebun Binatang Gembira Loka.
Kepala BTKP DIY Isti Triasih menjelaskan ada tujuh kegiatan yang digelar dalam Kemah Ilmiah TIK 2017 di Gembira Loka. Terdiri atas lomba eksplorasi pendidikan berbasis TIK untuk jenjang SD, jenjang SMP, SMA dan jejang SMK. Selain itu ada lomba pengembangan media presentasi jenjang SLB dan lomba pengembangan media pembelajaran bagi guru. Serta kegiatan lokakarya pendidikan.
Pada jenjang SD, setiap kelompok dua siswa akan melakukan outbond yang harus melewati lima pos di Gembira Loka. Setiap pos harus menjawab kuis dengan tema yang berbeda namun muaranya pada teknologi informasi dan komunikasi. Dalam proses ini butuh kerjasama dan kekompakan untuk menjawab. Sedangkan kategori SMP, peserta mengeksplorasi isi Gembira Loka kemudian membuat presentasi. Kemudian jenjang SMA/SMK membuat laporan ilmiah dengan proses video shooting hingga editing.
"Tetapi khusus kategori SMK, format video yang dihasilkan adalah video dokumenter. SMK dinilai memiliki kemampuan video editing yang baik, karena ada jurusan rumpun multimedia biasanya," ungkapnya Selasa (23/5/2017).
Sedangkan kategori SLB lebih bersifat individual. Para peserta diminta membuat presentasi dari berbagai piranti lunak yang sudah disedaiakan panitia. Adapun total jumlah peserta adalah 300 orang, terdiri atas jenjang SD 68 siswa, SMP tercatat 50 siswa, SMA ada 50, SMK juga 50 siswa, sedangkan SLB diikuti 32 siswa dan ada 50 orang guru yang turut dalam kompetisi tersebut. "Ada lokakarya pendidikan juga dengan tema literasi digital bagi masyarakat pendidikan," ujarnya.
Kepala Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Disdikpora DIY Sangkin mengatakan, kegiatan tersebut dinilai positif karena memfasilitas para pelajar agar dapat menggunakan media yang tepat dalam mengembangkan kreativitasnya. Sangkin menambahkan, kemampuan memanfaatkan TIK kini menjadi salahsatu tolok ukur kemajuan pendidikan. Sehingga kemampuan guru dan siswa dalam hal TIK harus terus didiorong. Dalam proses perlombaan itu juga siswa dapat dengan bebas menuangkan ekspresinya sesuai dengan perintah yang dilombakan.
"Apalagi ini anak diajak langsung berinteraksi dengan alam yang ada di Gembiro Loka ini, kemudian dengan mereka menuangkannya dalam laporan ilmiah maupun presentasi," kata Sangkin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.