PENCURIAN GUNUNGKIDUL : Bulan Puasa Jumlah Kasus Naik, Warga Diminta Waspada

JIBI/SOLOPOS/Agoes RudiantoPENCURIAN-Tersangka kasus pencurian laptop, Eko Sugiarto diperiksa di Mapolsek Jebres, Solo, Senin (21 - 11). Residivis warga Nusukan, Banjarsari tersebut ditangkap saat mencoba mencuri di kos korban, Dwi Wahyu Parwanto, di Jagalan, Jebres.
30 Mei 2017 23:22 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Pencurian Gunungkidul diperkirakan marak terjadi saat malam hari.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Polres Gunungkidul mengimbau kepada masyarakat untuk waspada potensi pencurian di bulan Ramadan. Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian juga akan meningkatkan intensitas patroli, khususnya saat pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengatakan potensi pencurian bisa terjadi kapan saja. Namun, saat bulan puasa, potensi itu jadi semakin tinggi. Pasalnya, saat malam hari banyak warga yang menjalankan Shalat Tarawih, sehingga kondisi rumah kosong.

Menurut dia, potensi kerawanan ini harus diwaspadai sehingga masyarakat harus tetap waspada. Ngadino pun mengimbau agar melakukan tindakan antisipasi agar rumah yang ditinggalkan tidak jadi sasaran pencuri.
“Kalau mau pergi beribadah [Shalat Tarawih], kondisi rumah harus dicek terlebih dahulu. Jangan sampai dalam keadaan terbuka, karena itu dapat mengundang perhatian orang tak bertanggungjawab,” katanya kepada wartawan, Selasa (30/5/2017).