Advertisement

Belasan Satwa Liar Dilindungi Disita dari Pedagang di Bantul

Uli Febriarni
Sabtu, 05 Agustus 2017 - 15:08 WIB
Nina Atmasari
Belasan Satwa Liar Dilindungi Disita dari Pedagang di Bantul

Advertisement

Belasan satwa dilindungi disita dari pedagang di Bantul

Harianjogja.com, KULONPROGO-Belasan satwa dilindungi disita dari pedagang di Bantul. Penyitaan dilakukan oleh Direktorat Penegakan Hukum Tindak Pidana Tertentu Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA DIY) dan Orangutan Protection, Jumat (3/8/2017) sore.

Advertisement

Koordinator Polisi Hutan BKSDA Bantul, Hari Purnomo mengungkapkan, belasan satwa tersebut terdiri dari satu ekor trenggiling, lima ekor kucing hutan, satu ekor musang, satu ekor elang alap-alap. Selain itu, satu ekor landak raya, seekor binturong, dua ekor jelarang. Ditemukan pula kulit kancil di antara barang bukti yang disita dari tersangka berinisial WD tersebut.

Penggerebekan dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan pengintaian selama sepekan. Selanjutnya WD ditangkap petugas di kediamannya, di Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Di saat yang sama, tersangka juga menunjukkan sejumlah satwa yang siap diperdagangkan.

"Untuk saat ini, Bantul menjadi sasaran banyak tindak perdagangan satwa liar dilindungi," ujarnya, di halaman Wildlife Rescue Centre (WRC), Pengasih.

Kini tersangka langsung dibawa ke Polda DIY, untuk mendukung upaya pengembangan kasus dan mengejar penjual serta pembeli lainnya. Mengingat, proses pengiriman satwa dilakukan dengan mengenakan jasa kargo pihak ketiga.

Para tersangka dijerat pasal 40 ayat 2 Undang-undang No.5/1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun, dan denda Rp100 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat

News
| Jum'at, 27 Maret 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement