Advertisement
Terkait Meninggalnya Mahasiswa Amikom, Polisi Belum Terima Laporan
Advertisement
Polisi melakukan pengecekan lokasi
Harianjogja.com, SLEMAN-Kepolisian belum mendapatkan laporan terkait peristiwa meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta pada Rabu (31/1/2018).
Advertisement
Kapolsek Depok Timur yang sejatinya menangani wilayah hukum di area lokasi kampus Universitas Amikom Yogyakarta belum mendapatkan laporan terkait dengan adanya mahasiswa yang meninggal. Kapolsek Depok Timur Kompol Novita Eka Sari mengaku mengetahui informasi meninggalnya mahasiswa Amikom yang mengikuti kegiatan Mapala di Jembatan Babarsari baru pada Kamis (1/2/2018) siang.
"Belum ada laporan resmi ke Polsek, saya baru mengetahui peristiwa itu tadi siang," katanya, Kamis petang.
http://cms.solopos.com/?p=890587">Baca juga: Mahasiswa Amikom Tewas Saat Ikuti Kegiatan Mapala
Kendati belum mendapat laporan terkait peristiwa tersebut, pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi. Adapun lokasi yang menjadi tempat kegiatan tersebut berada di wilayah hukum Polsek Depok Barat. "Tempat kejadian perkaranya itu di Polsek Depok Barat ," ujarnya.
Sementara itu, Polsek Depok Barat yang menangani wilayah hukum di tempat kejadian perkara tepatnya di Jembatan Babarsari juga belum mendapatkan laporan. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengaku tidak ada laporan yang masuk terkait peristiwa meninggalnya mahasiswa Amikom saat mengikuti kegiatan Mapala di Jembatan Babarsari. "Belum ada laporan yang masuk ke Polsek Depok Barat," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gibran Tegaskan Fokus Kawal Program Prabowo Meski Isu 2029 Muncul
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Ribuan Guru Honorer Sleman Aktif Mengajar, Belum Ada Kepastian Status
- Kodim Gunungkidul Akan Rutin Gelar Gerakan Kebersihan Seminggu Sekali
- Dinkes Kota Jogja Perketat Surveilans Cegah Masuk Virus Nipah
- Program JPD Jogja 2026, Mahasiswa Dapat Bantuan hingga Rp8 Juta
- Gerindra DIY Peringati HUT ke-18 dengan Doa dan Bakti Sosial
Advertisement
Advertisement



