Jembatan Kali Oya di Gunungkidul Rusak, Warga Diminta Bersabar

25 Februari 2018 11:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat di sepanjang aliran Sungai Oya yang jembatannya rusak agar bersabar

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat di sepanjang aliran Sungai Oya yang jembatannya rusak agar bersabar. Pasalnya untuk perbaikan masih dalam tahap perencanaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Eddy Praptono mengatakan, sudah membuat program untuk perbaikan jembatan di sepanjang aliran Sungai Oya. Hanya saja, untuk prosesnya masih dalam perencanaan.

Dia pun menargetkan, di awal April nanti sudah masuk tahap lelang sehingga Mei proses pembangunan dapat dimulai. Oleh karenanya, warga di sekitar jembatan yang rusak diminta bersabar. Ini lantaranya, proses pembangunan tidak bisa dilakukan seketika karena harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita tidak bisa langsung bangun karena harus ada mekanisme lelang yang harus dilalui,” kata Eddy kepada Harianjogja.com, Jumat (23/2/2018).

Menurut dia, rusaknya sejumlah jembatan di sepanjang Sungai Oya karena dampak dari Badai Cempaka yang menerjang pada akhir November 2017 lalu. Badai ini mengakibatkan hujan lebat dan banjir badang yang merusak sejumlah fasilitas mulai dari rumah warga, jalan hingga jembatan.

Eddy memaparkan, dalam program recovery pernah diusulkan menggunakan dana tak terduga untuk tanggap darurat bencana. Namun demikian, lanjut dia, opsi tersebut tidak digunakan karena proses pembangunan menggunakan dana tanggap darurat hanya bersifat sementara dan tidak bisa permanen.

“Jadi untuk perbaikan dipilih program infrastruktur yang dibiayai melalui APBD. Memang proses ini agak lama karena harus lewat lelang, tapi dari sisi konstruksi bagunan lebih bagus karena bentuknya yang permanen,” ujarnya.