Pemkab Kulonprogo Beri Penghargaan Pendonor Darah Sukarela 100 Kali

04 Maret 2018 17:20 WIB Kusnul Isti Qomah Kulonprogo Share :

Mereka juga menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia

Harianjogja.com, KULONPROGO-Bupati Kulonprogo memberikan piagam penghargaan kepada lima orang warga Kulonprogo yang telahlebih dari 100 kali mendonasikan darahnya dengan sukarela di Aula Adikarta, Gedung Kaca, Kulonprogo, Rabu (28/2/2018) malam.

Piagam penghargaan yang diberikan adalah bentuk apresiasi dari pemerintah kabupaten kepada relawan yang secara rutin disertai keikhlasan membantu sesama tanpa melihat siapa yang dibantu.

“Kami sangat mengapresiasi kelima orang pendonor darah yang telah dengan sukarela membantu sesama dengan berdonor darah," ungkap Sutedjo, Wakil Bupati Kulonprogo dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (2/3/2018).

Ia berharap masyarakat Kulonprogo meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama dan lingkungan. "Sehingga warga masyarakat yang membutuhkan darah dapat selamat, yang mendapatkan musibah bencana mendapat respon dengan cepat”, Sutedjo.

Sementara itu, Suwarno, guru SMPN 3 Sentolo yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali, berharap apa yang ia lakukan menggunggah para pendonor dan masyarakat lainnya agar lebih mudah dalam melayani dan berbagi sehat untuk masyarakat yang memerlukan. "Mudah-mudahan menjadi kebahagiaan dan kebaikan untuk kita semua," papar dia.

Pada saat yang sama, Suwanto penerima manfaat penerima donor darah mengatakan, “Saya sangat berterima kasih kepada para pendonor yang telah menolong saya. Antara tahun 2009-2010 saya mengalami pendarahan karena sirosis dan membutuhkan banyak tranfusi. Saat ini saya sudah sehat”.

Arif Prastowo, Ketua PMI Kabupaten Kulonprogo menuturkan kelima orang penerima piagam adalah pendonor darah yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali. Mereka telah menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia tahun ini.

"Kami sudah bekerja sama dengan semua rumah sakit yang ada di Kulonprogo. Kami yang menyediakan pelayanan darahnya.
Sementara, baru RSUD Wates yang merupakan bank darah rumah sakit, tutup Arif.