Simulasi UNBK SMP di Sleman Diwarnai Gangguan Server

21 Maret 2018 00:20 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Simulasi untuk persiapan ujian di tingkat SMP sudah beberapa kali dilakukan

 

Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), simulasi untuk persiapan ujian di tingkat SMP sudah beberapa kali dilakukan. Namun gangguan server masih menjadi kendala dalam pelaksanaan simulasi.

Guru SMP N 4 Ngaglik, Ayu Kurniasih mengatakan simulasi untuk UNBK sudah dua kali dilakukan. Yang terakhir diselenggarakan pada pekan lalu untuk 128 siswa kelas IX dengan cara bergantian dari pagi hingga sore. SMP N 4 Ngaglik sendiri memiliki 40 unit komputer yang digunakan untuk simulasi dan dipersiapkan untuk UNBK tahun ini.

Namun menurut guru yang sehari-hari mengajajar mata pelajaran Bahasa Indonesia ini, dalam simulasi masih terdapat sejumlah kendala. “Kemarin servernya mengalami gangguan, dari yang rencananya mulai pulul 07.00 WIB jadinya molor sampai pukul 08.00 WIB,” kata dia, Selasa (20/3/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Sri Wantini mengatakan telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi UNBK di tingkat SMP. Untuk mengatasi gangguan teknis saat pelaksaan ujian, pihaknya telah menyediakan sejumlah tenaga teknisi untuk mengatasi gangguan teknis, termasuk gangguan server.

“Besok kami sudah mulai memberikan bimbingan teknis kepada para teknisi agar saat UNBK dapat mengatasi masalah teknis,” kata dia.

Selain itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar menjamin pasokan listrik ke sejumlah sekolah yang menjalankan UNBK pada pertengahan April mendatang. Sehingga harapannya pada saat ujian tidak ada pemadaman listrik oleh PLN.

Lanjutnya lagi, dalam persiapan UNBK ini pihaknya sudah menyelenggarakan simulasi UNBK selama dua kali. Rencananya sebelum pelaksaaan ujian, pihaknya akan menyelenggarakan simulasi satu kali lagi untuk pemantapan.