Advertisement
Satpol PP DIY Sanggah Ada Kekerasan Saat Penertiban Gepeng
Ilustrasi pengemis jalanan - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY menyanggah pendapat dari anggota Forum Masyarakat Arus Bawah (Forkomaba) yang menyatakan penertiban gelandangan dan pengemis masih diwarnai kekerasan dan intimidasi.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Satpol PP DIY Nur Hidayat tidak sepakat jika personel lapangan disebut melakukan kekerasan dalam penertiban gelandangan dan pengemis. Menurutnya, Satpol PP DIY sudah melakukan rebranding agar tidak ada lagi kesan angker.
Advertisement
"Dalam melaksanakan tugas kami selalu menjauhi pelanggaran HAM. Kami sudah bekerja sesuai aturan dan prosedur. Kami tidak mungkin bekerja secara ngawur," jelasnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mabes TNI Tangkap Tiga Perwira BAIS Pelaku Penyiraman Air Keras
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






